ProdukBalap.com – Setelah resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2025–2030, Moreno Soeprapto, S.Sos, kini melangkah cepat menjalankan kepemimpinan barunya.

Kepengurusan IMI Pusat periode ini telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, yang mencakup posisi Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Wakil Ketua Umum, Deputi, hingga Direktur.
Sementara itu, jajaran Komisi akan mendapatkan SK langsung dari IMI Pusat dan akan dievaluasi setiap tahun melalui mekanisme review dan kemungkinan reshuffle.
Penerbitan SK KONI ini menjadi legalitas tertinggi dalam struktur keolahragaan nasional, yang menegaskan bahwa kepemimpinan Moreno adalah hasil Musyawarah Nasional (Munas) IMI yang sah. Dengan pengesahan ini, IMI memiliki landasan hukum yang kuat untuk berperan aktif dalam pembangunan olahraga dan mobilitas nasional.

Moreno: SK Ini Amanah Besar
Ketua Umum IMI, Moreno Soeprapto, menyebut SK dari KONI sebagai amanah besar sekaligus pengingat untuk bekerja profesional dan transparan.
“SK dari KONI menjadi dasar yang kokoh bagi kami untuk fokus sepenuhnya pada visi IMI: melahirkan atlet berprestasi dunia, menggerakkan sport tourism yang berdampak ekonomi, dan mengedepankan advokasi mobilitas aman. IMI di bawah kepemimpinan ini akan beroperasi dengan integritas tinggi serta menjadi mitra produktif bagi seluruh stakeholder,” ujar Moreno Soeprapto.
Melalui Surat KONI Nomor 159 Tahun 2025, susunan pengurus IMI Pusat dikukuhkan dengan formasi baru yang diisi oleh tokoh-tokoh berdedikasi di dunia otomotif dan motorsport Indonesia.

Dalam rapat perdana yang digelar di kantor IMI Pusat kawasan GBK Senayan, Moreno memperkenalkan struktur barunya.
Ananda Mikola ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum Motor dan Mobil, sementara Prasetyo Edi Marsudi dipercaya menjadi Ketua Badan Pengawas. Adapun jajaran Ketua Komisi tercatat berjumlah 13 orang pengurus aktif.
Fokus Awal: Persiapan RAKORNAS dan Evaluasi Kinerja
Seluruh bidang kini tengah mempersiapkan program kerja menuju Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) yang direncanakan berlangsung pada 5–7 Desember 2025 di Jakarta. Moreno menegaskan bahwa setiap pengurus akan dievaluasi secara berkala, dengan hasil review yang menentukan kelanjutan atau pergantian posisi.

“Kita beri kesempatan mereka bekerja sesuai instruksi dan peraturan IMI. Hasil evaluasi nanti yang menentukan apakah mereka lanjut bertugas atau diganti. Sudah ada beberapa nama calon pengganti yang kami siapkan,”jelas Moreno kepada IndonesiaRacing.com.
Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan integritas, profesionalitas, dan kemampuan pengurus di lapangan, termasuk dalam menyelesaikan permasalahan teknis dan manajerial. Informasi dan masukan dari komunitas motorsport—baik roda dua maupun roda empat—juga menjadi bahan pertimbangan penting dalam proses penilaian.
Regulasi Baru untuk Dunia Balap Indonesia
Moreno mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan regulasi baru yang lebih berpihak pada pelaku balap dan memastikan petugas di lapangan bekerja sesuai aturan IMI secara tegas dan adil.

“Saya punya beberapa konsep untuk pembenahan sistem olahraga prestasi, dan pastinya akan ada kejutan,” tambahnya.
Tiga Pilar Utama Kepemimpinan IMI
Moreno menegaskan seluruh energi organisasi akan difokuskan pada tiga pilar utama visi IMI, yaitu:
1. Pengembangan Prestasi Atlet
IMI berkomitmen untuk memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang dan profesional, agar pembalap Indonesia mampu berprestasi di level regional hingga internasional, sesuai standar FIA dan FIM.

2. Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi
IMI akan berperan aktif dalam mendorong penyelenggaraan event otomotif internasional yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan citra positif Indonesia di dunia.
3. Road Safety dan Edukasi Berkendara
IMI akan menjadi pelopor kampanye keselamatan berkendara, termasuk program edukasi bagi masyarakat dan pelatihan komunitas otomotif.
Langkah Selanjutnya: Konsolidasi dan Harmonisasi
Dengan legalitas penuh dari KONI, IMI Pusat kini memprioritaskan konsolidasi internal dan harmonisasi regulasi di seluruh wilayah Indonesia. Upaya ini mencakup peningkatan akuntabilitas organisasi, profesionalitas pengurus di tiap bidang, serta penyelarasan regulasi antara pusat dan daerah agar layanan bagi anggota lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Menutup pernyataannya, Moreno mengajak seluruh pihak untuk bersatu dalam semangat baru IMI:
“Fokus kami adalah kerja nyata, memperkuat integritas organisasi, melayani anggota, dan memastikan pembinaan atlet berjalan berkelanjutan demi kemajuan bangsa,”
tegasnya.

IMI juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Pusat dan seluruh pihak atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan, dengan komitmen untuk terus menjalankan tugas secara profesional dan sesuai peraturan organisasi.



