Kecelakaan dalam berlatih, membuat Cooper Webb Gagal Mempertahankan Konsistensinya di Klasemen AMA Pro Motocross

ProdukBalap.com – Cooper Webb dari Red Bull KTM Factory Racing yang tampil konsisten sejak awal Kejuaraan Motocross Nasional AMA 450, mengalami nasib naas kecelakaan saat berlatih. Setelah empat putaran, Webb menempati urutan ketiga pada klasemen sementara kelas 450. Denga kejadian tersebut, Timnya mengeluarkan pernyataan bahwa setelah kecelakaan latihan minggu ini, Cooper menjadi sangat terpukul.

Webb selama empat putaran, tampil kuat dan konsisten untuk seri outdoor,membuat Juara Supercross 450 dua kali duduk di puncak papan peringkat Kejuaraan Dunia SMX di awal musim panas. Red Bull KTM Rekan setimnya di Red Bull KTM Factory Racing, Aaron Plessinger, siap membalap pada HUT ke-50 RedBud MX, dengan rekan setim Tom Vialle dan Maximus Vohland siap bertarung di divisi 250MX.

Kejuaraan Motocross Pro 2023 telah mencapai Red Bud untuk putaran kelima musim 2023. Jett Lawrence telah mendominasi setiap moto. Dan penggemar Jason Anderson merasa senang pebalap idolanya bergabung untuk melangkah teratas dalam podium. Sementara itu, kelas 250 justru sebaliknya, dengan banyak kejutan pembalap level kedua meraih ke podium..

Cameron Stefano Gallardo Terbang meniti Karir Bersama Team DVS Racing

ProdukBalap.com – Kepastian bergabungan pembalap muda usia kelahiran Yogyakarta tahun 2011 untuk terbang meniti karir Bersama team DVS KTM Junior Racing terkonfirmasi. Pernyataan resmi CEO DVS KTM Junior Racing, Dirk Van Summeren yang diperkuat  Taufan Hidayat oleh CEO Tristantara Racing dan ayah Cameron Stefano Gallardo, Fani Suwito.

Fano sapaan akrab,kroser kelas 85cc ini akan mengisi skuad team asal Antwerp Belgium Bersama Thibo Vleugels dan satu lagi yang belum di konfirmasi oleh Dirk DVS.

Cameron Stefano Gallardo#71 akan bergabung dalam satu tim Bersama Akbar Aureliansyah Lubis#22 dan Angga Atthariansyah Lubis#17, jadi aka nada tiga pebalap asal Indonesia yang bergabung Bersama DVS.

Bergabunga  Fano#71 ke team DVS Belgium juga mendapat dukungan dari Taufan Hidayat, CEO Tristantara Racing sebagai partner DVS Racing untuk Indonesia. Prosesnya totalitas di urus dan diarahkan oleh ayah dari almarhum kroser cilik Tara Pandya Danadipa Hidayat.

Totalitas Taufan Hidayat untuk kemajuan pebalap Indonesia adalah program terpadunya berikut penerapan konsep penyelenggaraan event. “ Langkah Fano dan dukungan orang tuanya adalah tepat sebagai proses untuk mewujudkan impiannya menjadi pembalap dunia. Meski saya jujur kurang lebih tidak maksimal mengikuti perkembangan karir Fano di MX Nasional, bagi saya Motivasi dan tekad kuat berikut restu orangtuanya patut kita dukung, melalui Tristantara Racing yang terhubung ke team motocross dunia,kita bantu yang terbaik,” ungkap taufan hidayat.

Melalui proses dan pembenahan yang diagendakan oleh DVS Racing, sebagai langkah awal cita-cita Fano akan terwujud, apalagi Bersama team yang sangat professional.

Nama Cameron Stefano Gallardo bergabung Bersama team DVS KTM Junior Racing untuk kelas 85cc secara resmi mulai berkompetisi untuk program tahun depan.  Dirk DVS mengatakan, team-nya tahun depan akan focus membina prestasi pebalap 125 dan 85 yang masing -masing berisi tiga skuad pebalap.

Karir Fano diajang balap Motocross dimulai dari kelas SE50, SE65 dan kini SE85. Ambisi Fano agar lebih maksimal mewujudkan keinginannya, adalah bergabung ke tim asal Eropa yang telah terbukti lebih mumpuni membentuk menjadi pebalap kelas dunia. “ Tahun depan DVS Racing akan kembali focus berkompetisi untuk kelas 125 dan 85, kedua kelas tersebut akan berisi masing-masing tiga pebalap dan saat ini ada tiga pebalap asal Indonesia berada di DVS, dan akami akn berikan pembinaan yang terbaik agar dapat mewujudkan ambisi mereka.” Bilang Dirk DVS

Oleh DVS Racing, Cameron Stefano Gallardo yang berangkat ke Belgia di damping ayah dan seorang mekaniknya, telah disiapkan segalap keperluannya, seperti rumah tinggal dan mobil van untuk mereka bertiga. Fokus dan raih ilmu terbaik disana ya Fano#71..good luck.

Detail Dakar 2024 Terungkap Dengan Percobaan Waktu 48 jam, Perlu Roadbook digital?

ProdukBalap.com – Reli Dakar 2024 akan berlangsung dari 5 hingga 19 Januari (libur saat Natal dan Tahun Baru) melalui 14 hari kompetisi dan prolog, satu hari istirahat, dan 12 tahapan. Rute lebih dari 5000 kilometer waktu khusus yang akan ambil pengendara dari Al-Ulake Yanbu, di tepi Laut Merah. Di antara semua itu akan ada rute “60% jalur baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. Titik Empty Quarter yang mengesankan di Tenggara Arab dengan hadiah kejutan dari waktu 48 jam.

Pengumuman dari Amaury Sports Organization (ASO) yang secara detail format edisi ke-46 Reli Dakar pada tahun 2024, ditetapkan pada jalur 14 tahap, 5.000 kilometer dari Al-Ula ke Yanbu dengan kejutan “48 jam time trial” dan seberapa realistis roadbook digital? Luasnya gurun Empty Quarter akan menjadi saksi panggung baru edisi 2024 berlanjut dengan bonus waktu yang berpengaruh bagi mereka yang membuka lintasan.

Tujuh bulan menjelang dimulainya Reli Dakar 2024, ASO, promotor bersama Reli Dakar dan the World Rally-Raids, telah mengungkapkan informasi pertama tentang edisi kelima acara off-road terberat dunia di gurun Arab Saudi.

“Tantangannya akan sama besarnya dengan Januari lalu, banyak bukit pasir dan kesulitan teknis termasuk tantangan navigasi.” kata direktur balapan Dakar David Castera.

Reli Dakar 2024 juga terdapat format Mission 1000, yaitu ajang  tes untuk pabrikan motor menguji produk Hal baru lainnya untuk reli 2024 berada di bawah kerangka program ‘Dakar Future’  untuk teknologi inovatif dengan beberapa konsesi.

Sebuah laboratorium sepanjang seratus kilometer pertama dari setiap tahap akan memungkinkan mereka menguji desain dan pengembangan produk baru dilintasan terbuka. Detailnya masih ada di tangan pabrikan, termasuk soal  bahan bakar alternatif dan sepeda motor listrik.

Kali ini perdebatan soal tidaknya penggunaan roadbook digital seperti kendaraan roda empat. Teknologi ‘pintar’ dan jauh lebih mudah digunakan karena perubahan cuaca atau rute, kuat. Permasalahan yang diperdebatkan adalah karena terpasang tidak tertutup dari serbuan debu seperti halnya roda empat. Alat itu berperan dalam mengaburkan visibilitas roadbook ke pesaing yang berdiri untuk balapan, membaca, dan menavigasi.

The grape vine, sebutannya yang penyelenggara ingin menjadikannya aturan wajib pada tahun 2024. Tapi ditentang oleh para pengendara yang tidak begitu tertarik. Rumornya adalah para pebalap pabrikan telah mengujinya beberapa kali dan semuanya setuju itu berbahaya.

Acerbis Raih Rekor Dunia Berkat Sukses Ciptakan Tangki Bahan Bakar Memuat Rute 4183,8 Kilometer

ProdukBalap.com – Hasil pencapaian tangka bahan bakar ciptaan Acerbis ini telah memecahkan Rekor Dunia Guinness pertama yang mengendarai 4183,8 kilometer dari Albino ke Tanjung Utara adalah jarak terjauh yang ditempuh oleh motor proto ICE tanpa mengisi bahan bakar. Acerbis mempersembahkan tangki bahan bakar sepeda motor terbesar, dengan kapasitas 108 liter. Dan tangki tersebut telah diuji tangka dengan jarak tempuh jdari Albino,Italia ke Cape North ,Norwegia.

Proyek Acerbis AC50 yang menandai ulang tahun ke-50 spesialis suku cadang sepeda motor asal Italia, membuktikan dan tealha teruji  dalam ribuan kilometer. Guido Acerbis, CEO Acerbis, mengatakan sangat mengagumi buku Rekor Dunia Guinness yang diberikan kakek nenek nya dan bermimpi untuk mendapatkan rekor penerusnya.” Hari ini, berkat tim yang penuh tekad dan motivasi, mimpi tersebut telah menjadi kenyataan. Terima kasih kepada Anda semua yang memungkinkan, dan ada banyak dari Anda.” Ungkap Guido Acerbis.

Dengan motor Honda Grom, tim teknisi Acerbis melalui rute khusus yang dirancang untuk membantu menghemat bahan bakar. Tiga pengendara bergiliran mengemudikan kendaraan – Alicia Sornosa, Andrea Rastrelli dan Maurizio Vettor . Ketiganya melewati rute: Albino, markas Acerbis, dan kemudian menuju Brenner Pass, Austria, Jerman, Denmark, Swedia, Finlandia, Norwegia dan akhirnya mencapai Tanjung Utara, dengan kecepatan rata-rata sekitar 70 kilometer per jam.

Kredit photo : Enduro21

Balapan Tersulit MXGP ATAU AMA Pro Motocross? Tom Vialle Berkomentar

ProdukBalap.com – Hijrahnya Tom Vialle setelah memenangkan dua gelar Juara Dunia MX2 ke AMA Pro Motocross, salah satunya adalah masih ingin menikmati balapan kelas 250cc. Peraturan FIM soal pebalap yang telah mendapat gelar Juara Dunia sebanyak dua kali harus naik kelas ke MXGP ( 450cc ).

Makanya, Tom Vialle memutuskan pindah berkarir dari Eropa ke Amerika Serikat dan tetap bersama tim Red Bull KTM. Peluang ekspresikan mental juaranya datang ke Amerika fokus untuk balapan Pro Motocross dan Supermotocross. Vialle juga mengaku akan mengambil momen tepat untuk mengikuti AMA Supercross.

Soal eksistensinya di kompetisi Motocross AMA, target pebalap kelahiran Perancis ini selalu berusaha memenangkan tiap putaran AMA Pro Motoross Championship. Dikutip dalam wawancara dikanal Youtube Josh Mosiman MXA, soal opininya dalam hal membandingkan kejuaraan AMA Motocross dan MXGP dari berbagai sudut.

Menurut Vialle, untuk Kejuaraan Eropa dan MXGP, jaluryang digunakan seluruh pebalap digaris yang sama. Juga kontur lintasanMXGP dan perwatan trek agak keras. Dalam dua hari kejuaraan, banyak sesi mulai dari free practise, Qualiflying Practice, Moto 1 dan Moto 2 yang dijalankan oleh tim dan pembalap. Jeda perhatian maintenance motor dan waktu istirahat pebalap lebih rapat. Soal peserta utama, biasanya berjumlah lebih kurang dari tiap putaran.  

Setelah mengikuti AMA Pro Motocross, Tom Vialle bilang berbeda di sisi peserta yang lebih banyak, variasi lintasan dengan obstacle berbeda dan pebalap menentukan jalur pilihan yang banyak memanfaatkan lebar sirkuit. Vialle juga merasakan daya saing di AMA Pro Motocross lebih keras, karena pesertanya juga terdapat pebalap Supercross, yang skill menaklukan rintangan lebih hebat. Dari tahapan perlombaan pebalap dan tim lebih leluasa mengatur waktu maintenance motor dan pebalap lebih banyak waktu memuihkan staminanya Teknis latihan bebas lebih lama waktunya.

Soal setingan suspensi, dibandingkan motor balap MXGP, untuk AMA Pro Motocross setelan suspensinya di naikkan. Lintasan AMA Pro Motocross membutuhkan setingan mesin dan lengan ayun berbeda setiap putaran.Juga uniknya, setiap tim wajib menyetok lengan ayun dan sasis berbagai versi. 

Makanya, soal setingan mesin untuk kompetisi Eropa dan Amerika berbeda, karena suhu udara, karakter lintasan. Vialle, enjoy dan fokus menikmati balapan AMA Pro Motocross yang lebih leluasa mengatur performanya. Vialle akan menikmati bersama motor KTM 250cc sampai dirinya benar-benar siap membesut motor 450cc, apakah masih bertahan di AMA atau kembali ke MXGP, kita tunggu keputusan Tom Vialle. Tetap Main Tanah Bersama GarukTanah.com. MNR

Credit Photo : MXA

Suka Duka Timing System di Kejuaraan Balap, Memudahkan Berikut Kendala

ProdukBalap.comDunia balap indentik dengan pengembangan dan kemajuan teknologi. Salah satu yang mengikuti perkembangan teknologi motor balap adalah alat timing system. Apa sih alat timing system itu? Fungsinya apa?, Alat komputerisasi menghitung perolehan waktu yang terhubung dengan transporder. Posisi alat timing system ditempatkan di garis finish dan ter connecting dengan transporder dan computer di kamar hitung. Setiap pebalap yang menyentuh garis finish, otomatis transporder di motor pebalap akan terekam catatan waktunya.

Kini, diajang balap Nasional dan Internasional penerapan perangkat timing system menjadi kebutuhan pokok. Pembeda pada tiap skala kejuaraan balap adalah level perangkatnya untuk menyesuaikan level teknologi dalam regulasi kompetisi tertentu.

Namun, untuk memback up perangkat elektronik pencatat waktu, penggunaan catatan manual masih digunakan.” Untuk back up, jika terjadi force majour baik trouble dialat, maupun saat ada peserta yang protes, jadi untuk bahan koreksi dan evaluasi,” ungkap Tira NR, operator timing system dalam setiap gelaran balap Nasional.

Efektifnya pencatatan waktu perlombaan dengan menggunakan perangkat timing system juga berguna sebagai alat ukur yang efisien. Transponder terpasang di motor tiap pebalap terkoneksi mengirimkan sinyal ke alat timing system. Nah, catatan waktu tiap pebalap akan terekam dan tersimpan di timing system yang bias di pantau lewat monitor operator.  

Dengan begitu, perlombaan akan berjalan dengan tertib soal akurasi pencatatan waktu dalam tiap race lebih memudahkan mengintip performa pebalap.

Mudah dan tertibnya perolehan hasil lomba yang tertib, efektif dan terukur, namun penuh tantangan bagi operator timing system. Karena berkaitan erat dengan kualitas signal pada tiap daerah lokasi kejuaraan pasti berbeda. Makanya back up data manual juga penting akurasi pencatatannya dari petugas di sisi lintasan.

Sirkuit MX- GTX Siliwangi Bangkitkan Kembali Kekuatan Pembalap Jabar

ProdukBalap.com – Gebrakan terkini dari IMI Jawa Barat melalui kinerja Komisi Motocross yang di pimpin oleh H. Deka Mardja, menguak era baru kebangkitan prestasi olahraga garuktanah Jawa Barat.

Dalam peresmian Sirkuit Siliwangi yang dihadiri Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo. Jenderal Bintang dua ini menyiapkan fasilitas di lingkungan Kodam III/ Siliwangi untuk memfasilitasi proses pembinaan yang berjenjang tingkat selanjutnya.

Sirkuit Siliwangi dengan panjang lintasan sepanjang 1.200 meter, didalam Komplek Secaba Rindam Siliwangi. Sirkuitnya sejuk dengan view alami dan asri dapat mendorong daya fokus atlit dalam berlatih.

Dalam sambutannya,  Mayjend TNI Kunto Arief Wibowo mengatakan,”  Pembinaan atlet setiap daerah harus profesional dengan program pembinaan pebalap usia dini, jadi Jawa barat harus siapkan tahapan tiap generasi agar tidak terputus memiliki atlet balap potensial sejak usia dini, saya yakin Jawa Barat bisa sejak dini mempersiapkan atlet balapnya tanpa bajak membajak yang selama ini terjadi saat menjelang kegiatan PON ” ungkap Pangdam.

Komisi Motocross yang belum lama melakukan penyegaran dengan mengganti sebagian besar anggota komisinya yang berisi sosok professional dibidangnya. Bekerja sama dengan Kodam Siliwangi, IMI Jabar mendukung fasilitas sirkuit Motocross – Grasstrack Sirkuit Siliwangi di Kompleks Secaba Rindam III/Siliwangi, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Artinya, kehadiran sirkuit pendukung prestasi atlit garuktanah ini, mengobati rasa kekurangan fasilitas generasi pebalap  Jabar saat ini. Kini,  para atlet Jawa Barat dapat mengasah kemampuannya untuk berlatih di sirkuit dalam Kawasan Militer TNI-AD. Pangdam mempersilahkan atlit Jawa barat berlatih di sirkuit Siliwangi, yang disiapkan sebagai bagian dari program TNI untuk mendukung lahirnya atlit potensial.

Dengan diresmikannya Sirkuit Siliwangi, Jawa Barat akan optimis memperbanyak pembendaharaan jumlah atlet dirtbike seperti Motocross, Grasstrack dan Enduro. Selamat, Terima Kasih Kodam Siliwangi, Bravo TNI-AD. HTM

Knalpot Korban Lintasan Hard Enduro Erzbergrodeo Menguji Kualitas Produk


ProdukBalap.com – Selama dua hari acara enduro, dikuti hingga 1.800 pengendara yang bersaing mengadu skill di Eisenerz kota pertambangan bersejarah di Austria . Hari pertama balapan Enduro tersohor di dunia ini melintasi jalur 35 km dengan lintasan berbahaya kombinasi batu besar dan pendakian hutan yang sulit. Peraih 500 kualifikasi tercepat akan lolos ke balapan utama hingga mencapai garis finish.

Salah bahasan yang sering terjadi setelah mencapai finish adalah kondisi knalpot mulai dari lecet hingga babak belur. Kondisi knalpot ditentukan oleh kemampuan pebalap, terutama saat melintasi taman berbatu besar. Sundulan power motor dan batu besar dengan sudut yang bervariasi menjadi warna khas jalannya lomba Hard Enduro Erzbergrodeo. HTM

pebalap utama Enduro dunia,seperti: Billy Bolt, Graham Jarvis, Jonny Walker, Teo Kabakchiev, Michael Walkner, Wade Young, Mani Lettenbichler, Matt Green, Cody Webb bervariasi tingkat kerusakana akibat benturan dengan batu kota tambang di Austria.

Paling menakjubkan, kondisi pipa knalpot sudah babak belur, tetapi Billy Bolt dan Trystan Hart mampu  menyelesaikannya etape per etape. Hasil akhir Erzbergrodeo 2023, Lettenbichler memenangkan pertarungan dengan Bolt untuk kemenangan keduanya.

Kredit Foto: Future7Media | Andrea Belluschi

Putaran Kejuaraan Dunia Hard Enduro FIM 2023 Berkurang Menjadi Enam, Ini Dia Penyebabnya

ProdukBalap.com – Kejuaraan Dunia Hard Enduro FIM 2023 berkurang putarannya menjadi enam putaran, penyebabnya Abestone Hard Enduro dibatalkan. Selain HEWC putraan ketiga di Abestone juga batal menyelenggarakan Hard Enduro European Challenge pada bulan Juli, telah dibatalkan.

Abestone Hard Enduro di Italia, gagal menyelenggarakan putaran ketiga HEWC karena belum diijinkan dengan alasan lingkungan yang dihalangi oleh orang di pemerintahan yang tidak menyukai lahraga motor trail.

Masalah yang sulit untuk dilewati oleh penyelenggara, sepeti terjadi pada TKO  di Amerika Utara dan the Roof of Africa yang bermasalah pada organisasi setempat.

Padahal penyelengara dan peserta sangat merindukan untuk tampil di Abestone denganviewnya yang ikonik. Sebuah lokasi venue berbasis resor ski yang spektakuler di Tuscan Alpes, dengan Tantangan khas Eropa Hard Enduro, rangkaian kejuaraan yang baru diselenggarakn di benua Eropa.

Abetone, kota tuan rumah, terletak di wilayah Tuscany yang sama dengan Hell’s Gate Hard Enduro Italia yang sangat popule, dan keduanya mengalami nasib yang sama. Lagi-lagi kebijakan oknumdi pemerintah daerah tampaknya tidak menyukai sepeda motor trail.

Itu berarti kejuaraan dunia turun menjadi enam putaran dengan putaran kedua minggu ini di Erzbergrodeo, diikuti oleh Rumania pada akhir Juli sekarang menjadi putaran ketiga. HBM

Kalender Terbaru FIM Hard Enduro World Championship 2023 :

Babak 1: Xross, Serbia – 17/18/19/20 Mei

Babak 2: Red Bull Erzbergrodeo, Austria – 8/9/10/11 Juni

Babak 3: Red Bull Romaniacs, Rumania – 25/26/27/28/29 Juli

Babak 4: Red Bull Outliers, Kanada – 26/27 Agustus

Putaran 5: 24MX Hixpania Hard Enduro, Spanyol – 13/15 Oktober

Babak 6: 24MX GetzenRodeo, Jerman – 3/4 November

Kredit Foto: Future7Media | Andrea Belluschi

M.Athar Mendominasi Podium Pertama Grasstrack, Apa Target dan Tingkat Fokusnya?

ProdukBalap.com – Memasuki kuartal pertama 2023, keikut sertaan M. Athar Alhifari berlomba di kelas Grasstrack, lagi -lagi bikin para pesaingannya dikelas Pemula kewalahan. Putra H. Hilman Laksana ini mendominasi gelar juara Podium pertama dengan skor keseluruhan 1-1-1-1-1-5 dari enam kelas yang diikutinya.

Pebalap kelahiran Kabupaten Bandung Barat, tampil prima mengikuti rangkaia perlombaan di katagori MX 85 dan Grasstrack Pemula. M. Athar Al Ghifari, membagi performanya untuk bersaing kuat di MX dan GTX. Hasilnya torehan podium bagi timnya BSM 313 cukup membanggakan unsur team asal Vanten tersebut.

Konsistensi perfromanya Athay sapaan akrabnya untuk menjaga kualitas skill dan daya focus berlomba di enam kelas,yaitu MX 85, Trail Standar 155cc Pemula, Bebek Standar 2L 110cc dan 4L 125cc Pemula, Bebek Standar 4L/2L – U18 Open, Bebek Modif U18 Open, dan Pemula FFA – U18 Open.

Performanya makin menjadi di lintasan yang masih hangat baru saja selesai digarap khusus buat putaran kedua pestanya para kejuaraan Grasstrackers Nasional. Namun, Athar harus berhadapan dengan cuaca super panas dan beberapa titik trek yang bertanah licin dibalik gemburnya karakter lintasan. Mengapa licin? Mungkin kurang perhatian dari penyelenggara dalam unsur perawatan lintasan sebelum dan sesudah perlombaan tiap kelas.

Kondisi beragam dari lintasan yang masih terasa hawa pantai pintura ini yang bercuaca panas banget. Kondisi tersebut berpengaruh pada aksi pebalap dan setingan motornya, disinilah kejelian pebalap memberikan input kepada mekanik yang menjadi faktor keberhasilan.

 M. Athar Al Ghifary #23, sepertinya fokus lebih banyak untuk kelas Grasstrack dna harus berbagi kepada kedua katagori lomba. Dikelas MX 50 Pro, Athar mendapatkan perlawanan dari M. Raditya #51 yang dikuti oleh Ibrahim  khoirulloh #54, Dhanu Soleto Ramadhan #103 dan pebalap belia asal Medan, Nur Arapa asal team 76 Harimau Sumatera.

Perjuangan Athar #23 di kelas Grasstrack Pemula untuk meraih podium pertama ( P1 ) terbilang berat karena harus berhadapan dengan para jawara GTX Pemula, seperti : M. Rubin Caesar, Fabio Erlang dan Aldo Bilkis, serta para pebalap terbaik lainnya yaitu Aldiyan Madona, Marvello Aprillian, Dika DR dan Panji Topan. Hasil akhir, terbukti M. Athar meraih podium pertama kelas Bebek Standar 2L 110cc dan 4L 125cc Pemula serta Bebek Standar 4L/2L – U18 Open. Perolehan prestasi ini membanggakan teamnya BSM 313, asal Banten. Halo Athar, kumaha enakeun balapan Grastrack atau Motocross? Selamat ya Bocah Ajaib duatilu. GT 1

Credit Photo : Hilman Laksana – BSM 313