ProdukBalap.com – Sepatu boot plastik mulai dikenal sejak 1979 hingga1982, menemani rentean gelar podium beberapa pembalap motocross legendaris dunia. Dikala itu, ada sepatu bot Heckel buatan Swiss tahun 1974, tetapi produk massalnya,kurang diminati. Heckel membuka jalan, dengan khas Heckel dengan engsel di pergelangan kaki bagian atas yang membungkus kaki. Bagian sol sepatu Boot Heckel yang dibentuk, menjadi inspirasi merek- merek berikutnya yang menjadi cikal bakal. Sepatu bot modern memiliki banyak plastik, tetapi tidak sepenuhnya plastik.

Kemudian muncul sepatu boot merek Scott ditahun 1979, dengan material yang terbuat dari plastik keras. sepatu boot plastic Scott langsung menjadi sukses, meski hanya bertahan selama tiga tahun. Tapi Scott telah mengemas empat varian produknya yang sukses dipasaran dunia Motocross.

Sebelum sepatu bot plastik berengsel atau sepatu bot berengsel plastik modern muncul, ada Ya, bukan salinan persisnya, karena dibuat dari plastik poliuretan yang lentur, yang lebih mudah dibentuk, lebih murah untuk dibuat, dan menawarkan keunggulan yang tidak dimiliki sepatu bot Scott.
Keempat sepatu bot plastik baru diperkenalkan hampir bersamaan pada tahun 1979 1982. M.Robert Ro-Boot, sepatu bot Vendramini, sepatu bot MXL, dan sepatu bot Nava Moto-Flex sangat mirip dengan sepatu bot material komposit modern saat ini—hanya saja lebih sederhana, lebih murah, dan lebih ringan. Mereka menampilkan bagian atas sampul, gerakan pergelangan kaki berengsel, booties bagian dalam dan beberapa bahkan memiliki sisipan sol yang dapat diganti untuk menangkal keausan footpeg.
Di masa itu, soal harga bervariasi dari M. Robert $109 hingga harga Nava $169, tetapi semuanya memudar dari kancah motorcross pada tahun 1985. Lalu muncul kembali pada pertengahan tahun 2000-an, dengan hadirnya sepatu boot Scott Genius dan Jett J-1. Tidak lama kemudian, sepatu boot plastik itu dibuat kembali, tetapi merek tersbut juga menghilang dalam waktu singkat, maka merek yang bertahan hingga saat ini lebih konsisten dan pecaya diri dengan pengembangan model-modelnya dalam jeda waktu yang terjadwal.



