Suka Duka Timing System di Kejuaraan Balap, Memudahkan Berikut Kendala

ProdukBalap.comDunia balap indentik dengan pengembangan dan kemajuan teknologi. Salah satu yang mengikuti perkembangan teknologi motor balap adalah alat timing system. Apa sih alat timing system itu? Fungsinya apa?, Alat komputerisasi menghitung perolehan waktu yang terhubung dengan transporder. Posisi alat timing system ditempatkan di garis finish dan ter connecting dengan transporder dan computer di kamar hitung. Setiap pebalap yang menyentuh garis finish, otomatis transporder di motor pebalap akan terekam catatan waktunya.

Kini, diajang balap Nasional dan Internasional penerapan perangkat timing system menjadi kebutuhan pokok. Pembeda pada tiap skala kejuaraan balap adalah level perangkatnya untuk menyesuaikan level teknologi dalam regulasi kompetisi tertentu.

Namun, untuk memback up perangkat elektronik pencatat waktu, penggunaan catatan manual masih digunakan.” Untuk back up, jika terjadi force majour baik trouble dialat, maupun saat ada peserta yang protes, jadi untuk bahan koreksi dan evaluasi,” ungkap Tira NR, operator timing system dalam setiap gelaran balap Nasional.

Efektifnya pencatatan waktu perlombaan dengan menggunakan perangkat timing system juga berguna sebagai alat ukur yang efisien. Transponder terpasang di motor tiap pebalap terkoneksi mengirimkan sinyal ke alat timing system. Nah, catatan waktu tiap pebalap akan terekam dan tersimpan di timing system yang bias di pantau lewat monitor operator.  

Dengan begitu, perlombaan akan berjalan dengan tertib soal akurasi pencatatan waktu dalam tiap race lebih memudahkan mengintip performa pebalap.

Mudah dan tertibnya perolehan hasil lomba yang tertib, efektif dan terukur, namun penuh tantangan bagi operator timing system. Karena berkaitan erat dengan kualitas signal pada tiap daerah lokasi kejuaraan pasti berbeda. Makanya back up data manual juga penting akurasi pencatatannya dari petugas di sisi lintasan.

Sirkuit MX- GTX Siliwangi Bangkitkan Kembali Kekuatan Pembalap Jabar

ProdukBalap.com – Gebrakan terkini dari IMI Jawa Barat melalui kinerja Komisi Motocross yang di pimpin oleh H. Deka Mardja, menguak era baru kebangkitan prestasi olahraga garuktanah Jawa Barat.

Dalam peresmian Sirkuit Siliwangi yang dihadiri Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo. Jenderal Bintang dua ini menyiapkan fasilitas di lingkungan Kodam III/ Siliwangi untuk memfasilitasi proses pembinaan yang berjenjang tingkat selanjutnya.

Sirkuit Siliwangi dengan panjang lintasan sepanjang 1.200 meter, didalam Komplek Secaba Rindam Siliwangi. Sirkuitnya sejuk dengan view alami dan asri dapat mendorong daya fokus atlit dalam berlatih.

Dalam sambutannya,  Mayjend TNI Kunto Arief Wibowo mengatakan,”  Pembinaan atlet setiap daerah harus profesional dengan program pembinaan pebalap usia dini, jadi Jawa barat harus siapkan tahapan tiap generasi agar tidak terputus memiliki atlet balap potensial sejak usia dini, saya yakin Jawa Barat bisa sejak dini mempersiapkan atlet balapnya tanpa bajak membajak yang selama ini terjadi saat menjelang kegiatan PON ” ungkap Pangdam.

Komisi Motocross yang belum lama melakukan penyegaran dengan mengganti sebagian besar anggota komisinya yang berisi sosok professional dibidangnya. Bekerja sama dengan Kodam Siliwangi, IMI Jabar mendukung fasilitas sirkuit Motocross – Grasstrack Sirkuit Siliwangi di Kompleks Secaba Rindam III/Siliwangi, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Artinya, kehadiran sirkuit pendukung prestasi atlit garuktanah ini, mengobati rasa kekurangan fasilitas generasi pebalap  Jabar saat ini. Kini,  para atlet Jawa Barat dapat mengasah kemampuannya untuk berlatih di sirkuit dalam Kawasan Militer TNI-AD. Pangdam mempersilahkan atlit Jawa barat berlatih di sirkuit Siliwangi, yang disiapkan sebagai bagian dari program TNI untuk mendukung lahirnya atlit potensial.

Dengan diresmikannya Sirkuit Siliwangi, Jawa Barat akan optimis memperbanyak pembendaharaan jumlah atlet dirtbike seperti Motocross, Grasstrack dan Enduro. Selamat, Terima Kasih Kodam Siliwangi, Bravo TNI-AD. HTM

Knalpot Korban Lintasan Hard Enduro Erzbergrodeo Menguji Kualitas Produk


ProdukBalap.com – Selama dua hari acara enduro, dikuti hingga 1.800 pengendara yang bersaing mengadu skill di Eisenerz kota pertambangan bersejarah di Austria . Hari pertama balapan Enduro tersohor di dunia ini melintasi jalur 35 km dengan lintasan berbahaya kombinasi batu besar dan pendakian hutan yang sulit. Peraih 500 kualifikasi tercepat akan lolos ke balapan utama hingga mencapai garis finish.

Salah bahasan yang sering terjadi setelah mencapai finish adalah kondisi knalpot mulai dari lecet hingga babak belur. Kondisi knalpot ditentukan oleh kemampuan pebalap, terutama saat melintasi taman berbatu besar. Sundulan power motor dan batu besar dengan sudut yang bervariasi menjadi warna khas jalannya lomba Hard Enduro Erzbergrodeo. HTM

pebalap utama Enduro dunia,seperti: Billy Bolt, Graham Jarvis, Jonny Walker, Teo Kabakchiev, Michael Walkner, Wade Young, Mani Lettenbichler, Matt Green, Cody Webb bervariasi tingkat kerusakana akibat benturan dengan batu kota tambang di Austria.

Paling menakjubkan, kondisi pipa knalpot sudah babak belur, tetapi Billy Bolt dan Trystan Hart mampu  menyelesaikannya etape per etape. Hasil akhir Erzbergrodeo 2023, Lettenbichler memenangkan pertarungan dengan Bolt untuk kemenangan keduanya.

Kredit Foto: Future7Media | Andrea Belluschi

M.Athar Mendominasi Podium Pertama Grasstrack, Apa Target dan Tingkat Fokusnya?

ProdukBalap.com – Memasuki kuartal pertama 2023, keikut sertaan M. Athar Alhifari berlomba di kelas Grasstrack, lagi -lagi bikin para pesaingannya dikelas Pemula kewalahan. Putra H. Hilman Laksana ini mendominasi gelar juara Podium pertama dengan skor keseluruhan 1-1-1-1-1-5 dari enam kelas yang diikutinya.

Pebalap kelahiran Kabupaten Bandung Barat, tampil prima mengikuti rangkaia perlombaan di katagori MX 85 dan Grasstrack Pemula. M. Athar Al Ghifari, membagi performanya untuk bersaing kuat di MX dan GTX. Hasilnya torehan podium bagi timnya BSM 313 cukup membanggakan unsur team asal Vanten tersebut.

Konsistensi perfromanya Athay sapaan akrabnya untuk menjaga kualitas skill dan daya focus berlomba di enam kelas,yaitu MX 85, Trail Standar 155cc Pemula, Bebek Standar 2L 110cc dan 4L 125cc Pemula, Bebek Standar 4L/2L – U18 Open, Bebek Modif U18 Open, dan Pemula FFA – U18 Open.

Performanya makin menjadi di lintasan yang masih hangat baru saja selesai digarap khusus buat putaran kedua pestanya para kejuaraan Grasstrackers Nasional. Namun, Athar harus berhadapan dengan cuaca super panas dan beberapa titik trek yang bertanah licin dibalik gemburnya karakter lintasan. Mengapa licin? Mungkin kurang perhatian dari penyelenggara dalam unsur perawatan lintasan sebelum dan sesudah perlombaan tiap kelas.

Kondisi beragam dari lintasan yang masih terasa hawa pantai pintura ini yang bercuaca panas banget. Kondisi tersebut berpengaruh pada aksi pebalap dan setingan motornya, disinilah kejelian pebalap memberikan input kepada mekanik yang menjadi faktor keberhasilan.

 M. Athar Al Ghifary #23, sepertinya fokus lebih banyak untuk kelas Grasstrack dna harus berbagi kepada kedua katagori lomba. Dikelas MX 50 Pro, Athar mendapatkan perlawanan dari M. Raditya #51 yang dikuti oleh Ibrahim  khoirulloh #54, Dhanu Soleto Ramadhan #103 dan pebalap belia asal Medan, Nur Arapa asal team 76 Harimau Sumatera.

Perjuangan Athar #23 di kelas Grasstrack Pemula untuk meraih podium pertama ( P1 ) terbilang berat karena harus berhadapan dengan para jawara GTX Pemula, seperti : M. Rubin Caesar, Fabio Erlang dan Aldo Bilkis, serta para pebalap terbaik lainnya yaitu Aldiyan Madona, Marvello Aprillian, Dika DR dan Panji Topan. Hasil akhir, terbukti M. Athar meraih podium pertama kelas Bebek Standar 2L 110cc dan 4L 125cc Pemula serta Bebek Standar 4L/2L – U18 Open. Perolehan prestasi ini membanggakan teamnya BSM 313, asal Banten. Halo Athar, kumaha enakeun balapan Grastrack atau Motocross? Selamat ya Bocah Ajaib duatilu. GT 1

Credit Photo : Hilman Laksana – BSM 313

Mammo SS Mengambil Keputusan Dengan Sikap Tegasnya Sebagai Berikut

ProdukBalap.com– Pebalap Grasstrack top level Nasional, Prima Julio.S atau Mammos SS yang saat ini sebagai Juara bertahan, setelah menjuarai JC Supertrack 2022, mengambil sikap. Keputusannya baginya harus ditegaskan agar proses pemulihan dirinya lebih fokus.

Pebalap yang berdomisili di Kabupaten Bekasi ini, memutuskan untuk absen dari Putaran 2 Kejurnas GTX-MX Kasal Cup JC Supertrack 2023 dan tidak bisa mengikuti seleksi pebalap Jawa Barat untuk PON XXI 2024 Aceh-Sumut mendatang.

Bagi Mammo SS, keputusan tersebut adalah untuk kesempurnaan proses pemulihan kondisi fisiknya. Pebalap yang menorehkan prestasi untuk Kabupaten Bekasi di Porda Jabar,saat ini sedang dirawat di RS dr. Oen Solo Baru, Jawa Tengah.

Kondisi fisiknya melemah akibat terporsirnya dalam mengikuti berbagai kejuaraan dan latihan rutin, serta cuaca ekstrim. Dokter mengabarkan kalau Mammo SS mengalami sakit tifus dan leukosit, sejak pekan sebelumnya.

Pebalap Grasstrack yang menjadi tumpuan utama team PON Jawa Barat ini, masih harus bedrest dalam waktu yang belum dapat dipastikan. Semangat pulih kembali Mammo SS. GT1

Aldo Bilkis Cedera Karena Gagal Mendarat

ProdukBalap.comPebalap Jambi, Aldo Bilkis mengalami cedera bagian tangan kanan. Cedera pebalap dari tim Ibrahimalaya karena kurang sempurna melakukan pendaratan setelah melewati jumpingan. Menjelang putaran kedua JC Supertrack, Aldo Bilkis memuncaki klasemen kelas GTX Pemula dengan 69 poin.

Aldo Bilkis, mengalami patah tulang tangan kiri, menjelang garis finish saat Time Practice Kelas GTX Pemula FFA – U18 Open. Dengan kejadian tersebut, Pebalap Pemula Grasstraack terbaik Jambi ini harus menghentikan performanya di sirkuit Bung Karno, Tegal, Jawa Tengah.

Setelah dinyatakan harus dirawat, Aldo Bilkis pasrah dengan hasil akhir putaran kedua JC Supertrack 2023. Otomatis poin dalam memimpin klasemen di kelas GTX Pemula Bebek Modif, terancam di salip para pesaingnya. Tapi, peluang Aldo masih terbuka, putaran ketiga hingga jelang Grand Final masih cukup strategis, setelah pulih dapat mengejar ketinggalan poinnya. Semangat untuk pulih Aldo Bilkis.

Publik Lumajang Menantikan Kejutan Dibalik Perlombaan yang Ketat Khas TGD

ProdukBalap.com–  Trial Game Dirt ( TGD ) indentik dengan kejutan yang dihadirkan oleh pebalap muda, seperti yang terjadi di putaran pembuka di Solo. Contohnya yang dibuktikan oleh Raffi Ade Pramana Putra, Rider asal Tulungagung, Jawa Timur,menjadi runer up di kelas Free For All. Raffi ada sukses dan bikin kejutan di kelas paling bergengsi di Sirkuit Benteng Vastenburg, Surakarta, (12-13/5 ).

Hasil akhir hanya terpaut tipis dari perolehan catatan waktu dari Raffi Ade 05:40, 998 dan Lantian Juan 05:39,172. Hasil akhir menjadikan Raffi Ade sukses mengalahkan  juara bertahan TGD 2022 lalu, Asep Lukman Efendi dengan catatan waktu tercepatnya 05:41,801.

Kejutan lain dicatat oleh Lantian Juan #12 dengan konsistensinya hingga meraih gelar double winner. Pebalap asal Kediri ini mendapatkan akumulasi poin tertinggi di dua kelas utama yaitu FFA Open dan Campuran Open.

Dengan bekal 50 poin menuju persaingan di TGD Luamjang 2023? Akan kah raja Grasstrack ini mengulang kejayaannya saat di sirkuit Benteng Vastenburg, Surakarta? Atau  Asep Lukman dengan 38 poin, dan Rafi Ade dengan 37 poin, akan mengejutkan hasilir? Atau pebalap ternama seperti :Ivan Harry Nugroho, Muhammad Excel, Savona Oki, Agha Riansyah  , Aditya Pradana, Muhammad Zulmi Aristyawan hingga pebalap senior, Denny Orlando,akan Berjaya meraih podium dikelas bergengsi?

Tentunya semua akan dilalui dnegan kesiapan stamina, kualitas konsentrasi dan tentunya nilai keberuntungan. Mudah-mudahan seluruh pebalap dalam kondisi prima untuk menyajikan persainga  ketat dam keseruan selain kemasan sportainmen Trial game Dirt.

Siapa Penguasa Podium Trial Game Lumajang 2023? Antara Prediksi dan Kejutan

Credit photo : trialgame.id

ProdukBalap.com Lima tahun silam, lintasan Sirkuit GOR Wira Bahkti yang letaknya dekat dari jantung kota Lumajang terakhir kali Trial Game Dirt (TGD) berlangsung. Kini di putaran kedua TGD 2024, gelanggang olahraga kebanggaan masyarakat Lumajang, Jawa Timur, kembali disinggahi oleh para riders Trial Game pada 2-3 Juni mendatang.

 Sirkuit GOR Wira Bahkti mencatat rekor 4 balapan terfavorit motor trail yang indentik dengan sajian sportainment. TGD telah berlangsung di Sirkuit GOR Wira Bhakti, Lumajang, sejak 2011, 2013, 2017 dan 2018.

Pihak Genta Autosport mengungkapkan soal Lumajang menjadi langganan penyelenggaraan TGD dengan alasan, memiliki jumlah kroser dan penggemar Trail yang berjumlah diatas rata-rata. Terakhir kali pemegang gelar juara TGD 2018 di Lumajang adalah M. Arjun hasil dari mendulang poin tertinggi dari 6 putaran sepanjang musimTGD 2018.

 Dikabarkan, Untuk TGD 2023 minus Arjun dan Aris Setyo yang menyatakan diir akan absen tahun ini. Keseruan dengan persaingan ketat di musim TGD 2024 akan ditampilkan pebalap muda, seperti : Asep Lukman Efendi, Ivan Harry Nugroho, Savona Oki, Agha Riansyah, Rafi Ade, M. Zulmi , Lantian Juan dan Farudila Adam, yang tekah mengkonfirmasi tampil di TGD di Lumajang 2023, 2-3 Juni mendatang. Siapa pemenangnya? TGD sulit diprediksi karena pasti ada kejutan terbaru di Lumajang. yukkk nonton. GT 1    

Wawan Kadri Kuasa Podium Empire Demon Bersama Team Ubas Extreme dan Banggakan Team Janguleee TPK Bilqis

ProdukBalap.com – Pebalap senior Enduro Nasional, Wawan Kadri sukses menggapai podium P1 kejuaraan Enduro Black Parade 11 di Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur (27-28/5). Ia berhasil menorehkan catatan waktu tercepat selama dua hari. Untuk kejuaraan Black Parade, Wawan Kadri memperkuat team Ubas Extreme. Sedangkan beresama team Janguleee TPK Bilqis, pebalap bernomor start #945 ini berlomba di kejuaraan IHE.

Pebalap yang juga memperkuat tim Janguleee TPK Bilqis Racing Team Sumedang ini menjadi yang tercepat dalam dua hari balapan. Pesaingnya rata-rata berusia jauh lebih muda dari Rider kelahiran Sulawesi.

Gelar juara Kelas Empire Demon, adalah kebanggan tersendiri sebagai yang terbaik dikelas bergengis kejuraan Black Parade. Kuncian kemenangan dalam balapan enduro adalah stamina bugar dan konsentrasi menghadapi rintangan di track. Wawan Kadri memang terkenal sebagai pebalap yang memiliki tingkat kebugaran prima meski usianya tidak lagi muda.

Sejak bergabung dengan team milik Fikri Nurizki,konsentrasi tinggi dalam persiapan kejuaraan mendapat prioritas utama untuk mengangkat popularitas tim balap yang memiliki sirkuit tim Janggule TPK Bilqis. Dan konsistensi Wawan Kadri juga luar biasa dalam meraih prestasi bersama team Ubas Extreme.

Saat ini team yang diperkuat Wawaan Kadri meski berusia muda kompetisi Enduro, terbilang sukses pencapaian keberhasilan torehan prestasi.” Sukses buat Wawan kadri bersama team Ubas, Kita bangga dengan dengan skuad tim ini, kedepannya akan konsentrasi dengan asset putra Sumedang, melalui pembinaan yang dimiliki oleh fasilitas dari tim tim Janggule TPK Bilqis, kedepannya kita adsa penambahan planning pendukung,” Ungkap Sanjay Manager team tim Janggule TPK Bilqis.

Ternyata salah satu rahasia Wawan Kadri adalah secara detail mengecek dan mempersiapkan motor besutan pebalapnya, Persiapan Fisik, latihan untensif dan pebalap dibiasakan secara mandiri menangani motornya dengan tidak bergantung pada mekanik. Kemenangan Wawan Kadri bukti usia tidak menghalangi konsistensi.