MXGP Indonesia Series 2023 Resmi Diselenggarakan, Begini Pesan Ketum IMI

 

ProdukBalap.com – Tahun kedua MXGP Indonesia yang diselenggarakan di NTB , untuk musim 2023 akan diselenggarakan dalam dua seri, di Samota, NTB (23-25/6) dan Lombok (1-2/7) mendatang.

Konferensi pers MXGP Indonesia 2023 Sabtu (13/5) bertempat di Gedung Sarinah, Jakarta, dihadirkan empat pejabat,yaitu Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah, Menpora Dito Ariotedjo, Ketua Umum IMI Pusat H. Bambang Soesatyo,dan Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf.

Keempat nara sumber menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan Infront Moto Racing promotor MXGP yang telah mempercayai Indonesia menjadi venue kesekian kali dalam kejuaraan dunia FIm Motocross Grand Prix.

H. Zulkieflimansyah (Gubernur NTB) yang merupakan “decision maker“ MXGP di NTB mengatakan, penyelenggaraan MXGP di NTB memiliki efek positif untuk mengangkat pendapatan seluruh infrastruktur termasuk pemasukan bagi warga NTB.Kegiatan internasional ini, berdampak akan perolehan benefit yang besar. “ Berdasarkan evaluasi MXGP tahun llau, untuk tahun ini kami berusaha tutupi kekurangan untuk meningkatkan pelayanan, dan ini adalah bagian anak-anak muda NTB yang bersemangat tanpa lelah. Kami yang di NTB. Mulai 22-23 Juni hingga Juli siap memaksimalkan melayani ribuan kru akan tiba di Sumbawa, dan kemudian ke Lombok.” Ungkap bang Zul yang sering dijuluki Gubernur Racing.

Dukungan Kemenpora juga di sampaikan oleh Menpora Dito Ariotedjo yang mengatakan,” Kegiatan motorsport yang difasilitasi oleh IMI dan FIM ini adalah kejuaraan dunia yang punya banyak penggemar. Indonesia bangga dengan NTB denan sosok gubernurnya yang begitu bersemangat menjadi tuan rumah untuk dua tahun berturut –turut. Saat ini NTB bisa disebut sebagai Propinsi pusatnya Motorsport dengan penyelenggaraan kejuaraan dunia di lintasan tanah dan aspal. Imbasnya, Perputaran uang berjumlah ratusan milyar, tentunya sangat bermanfaat bagi wisata dan ekonomi daerah. Kemenpora mendorong semua jenis Motorsport industry agar olahraga dapat bermanfaat luas untuk masyarakat.Mari kita dukung kelancaran dan kesuksesan MXGP Indonesia, “ Ujar Kemenpora

Vinsensius Jemadu (Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf mengatakan,“Event ini akan memberi benefit bagi pariwisata lokal. Kita berkomitmen untuk mendukung event kelas dunia. Karena untuk recovery ekonomi, salah satu upayanya adalah event. Kita bisa menarik massa besar yang berdampak pada ekonomi lokal, regional dan nasional. Ini akan berdampak besar pada perekonomian, khususnya UMKM. Kemenparekraf sangat mendorong kegiatan seperti ini.”

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum IMI Pusat, Dr. H. Bambang Soesatyo SE. MBA, mengatakan : Faktanya perjuangan Gubernur H. Zulkieflimansyah untuk menghadirkan kejuaran dunia MXGP dengan perjuangan yang serius untuk kemajuan ekonomi NTB. Dengan menyelenggarakan kejuaraan dunia sekelas MXGP menghasilkan perputaran uang yang dapat mengangkat taraf ekonomi warga NTB. IMI dan Gubernur NTB memiliki kesamaan pandangan yang sama,dan sepaham kalau kejuaraan balap dapat mendorong ekonomi daerah. Layak kalau pak H. Zulkieflimansyah menjadi Gubernur Racing Karena wilayahnya telah memiliki sirkuit internasional Mandalika. Pesan saya berdasarkan masukan dari komunitas Motocross, usahakan venue MXGP dipertahankan, agar pebalap Indonesia bisa berlatih, kalau lebih bagus lagi diupayakan menjadi sirkuit permanen demi pembinaan,” ujar Ketum IMI.

Idealnya yang dikatakan Ketum IMI memang benar dan harus diupayakan,venue MXGP dipertahankan dan dirawat agar dapat digunakan oleh atlit Motocross lebih kompetitif. Tentunya, dengan standarisasi event kejuaraan yang tertata sesuai standarisasi FIM, Crosser Indonesia dapat menaikan skill yang bersaing kuat di kejuaraan dunia.

Kelas MX 50cc Mulai Menipis Pesertanya, Perlunya Daya Fokus Lebih Untuk Menggairahkan Generasi Penerus

ProdukBalap.com Kejurnas Motocross Putaran pertama di Sirkuit MPS Motosport Pandeglang, Banten dimulai dengan race 1 kelas MX50. Perlombaan race  pembacal cilik ini berlangsung dalam dua sesi yaitu  Race 1 berlangsung pukul 11:35 s/d 11:50 dan race 2 14:50 s/d 15:05, kedua sesi balapan ini berlangsung Sabtu [13/5].

Peserta kelas ini, semakin menipis jumlahnya hanya diikuti sepuluh pembalap dalam perlombaan sejumlah 12 lap. Kelas ini adalah awal dari pembuka sukses tidaknya menghadirkan pembinaan pembalap muda belia, jadi induk organisasi IMI harus semakin mengejar ketinggalan daya fokusnya, solusinya bekerja sama dengan Motocross Racing School untuk lebih menyemangati pembalap cilik.

Saat ini, berdasarkan data untuk kelas MX50cc, hanya diikuiti oleh sepuluh, seperti : Mikael Alvaro Lazaroni, Gandewa Abimanyu, Zhafran, Jazel Sahara Siregal, Abdillah Garising,Athar Cairoli Yusuf, Elliot Roland King, , M. Arya Wira Raja, Reynald Avrellid Rifat.

Hasil lomba kelas MX50cc, Elliot Roland King memimpin dengan 47 poin. Sedangkan Gandewa Abimanyu yang juga menorehkan 47 point,berada di posisi kedua dan posisi ketiga ditempati oleh Mikael Alvaro Lazaroni yang mengumpulkan 40 poin.

Menipisnya jumlah pebalap dikelas MX 50cc, Perlunya daya fokus lebih untuk menggairahkan generasi penerus pebalap Motocross Indonesia dan kelangsungan kejuaraan Motocross. Ayo IMI bersemangat lagi melakukan pembinaan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan event, agar bisa memiliki pebalap yang kompetitif berkarir di kejuaraan Internasional. Sudah terbukti, ketika berkompetisi di kejuaraan Internasional, pebalap kita masih jauh dari harapan dari poin kompetitif.

Seharusnya bukan hanya mempopulerkan penyelenggaran kejuaraan dunia MXGP di Indonesia, tapi yang terpenting harus bisa menyiapkan pebalap handal yang kompetitif. Tentunya dengan regulasi dan kualitas kejuaraan harus sepadan dengan standarisasi FIM sebagai induk motorsport dunia. Sekedar catatan, IMI dan pemerintah Indonesia khususnya Kemenpora harus seksama dan bersinergi ketika menyelenggarakan kejuaraan dunia juga harus menyiapkan pebalap Indonesia berkualitas dunia. Saatnya, mulai tahun ini untuk meningkatkan kualitas kejuaraan denan standarisasi yang terbaik.

Banyak belajar dari China yang menyelenggarakan MXGP dan berkesinambungan mempersiapkan atlit balap motocrossnya, kita lihat beberapa tahun kedepan pembalap asal China akan terlihat kualitasnya menyusul eksistensi pembalap Jepang di kejuaraan Internasional. Ulasan soal tersebut akan dikuak oleh produkbalap.com

photo credit by : Hunter Photography