Sirkuit O4 Park Monte Coralli Milik Andrea Dovizioso Telah Siap Menggelar Kompetisi Motocross

ProdukBalap.com – Setelah menyatakan diri pensiun dari MotoGP, Andrea Dovizioso fokus beralih ke olahraga garuk tanah. Tidak tanggung-tanggung, Dovizioso memiliki rencana matang membangun sirkuit yang multifungsi dapat digunakan untuk motocross, enduro dan balap sepeda.

Sirkuit milik Dovizioso yang diberi nama  04 Park  berlokasi di Monte Coralli, Forli memiliki fasilitas sirkuit untuk kompetisi motocross profesional dan amatir,dan juga sebagai destinasi liburan keluarga. Target mantan pebalap Ducati MotoGP ini, 04 Park menjadi lokasi favorit penggemar off-road roda dua untuk bertemu berbagi pengalaman dan menyalurkan hobinya menikmati kesenangannya.

Karir baru Dovizioso dengan mengelola sirkuit offroad sebagai usaha barunya, untuk saat ini dia belum merencanakan membuka sekolah balap. Saat ini Dovizioso sedang menikmati terwujudnya impian memiliki sirkuit Motocross setelah 21 tahun berkarir balapan di MotoGP.

Dovizioso mengatakan kegembiraannya karena dapat mewujudkan mimpinya, “ Profesi baru ini, tentunya lebih sulit dibandingkan saat saya berkarir balap MotoGP, Tapi saya menikmati prosesnya dan menikmatinya meski berhadapan dengan tingkat kesulitan lebih rumit, saya gembira dan saya optimis untuk memaksimalkan pekerjaan baru ini,” ujar pebalap yang bersama Ducati meraih titel tiga kali runner-up MotoGP di tahun 2017, 2019 dan 2019.

Terwujudnya mimpi besar Andrea Dovizioso untuk memiliki Sirkuit ang berlokasi dengan rumah kediamannya, berproses dengan tantangannya pada keputusan yang sulit. Kini tantangan berikutnya adalah mengelola sirkuitnya menjadi yang terbaik dan menjadi profesi barunya yang membanggakan dirinya dan keluarga. Usaha baru Dovizioso ini, momena berbarengan dengan hadirnya Ducati offroad berkompetisi di balap kejuaraan Nasioal dan kejuaraan dunia Motocross. Kita menunggu kabar, kejutan dari Dovizioso dan Ducati ang keduanya memiliki hubungan emosionalang sama-sama berasal dri Italia.

Jack Miller Mengenang Masa Lalu Karir Balapnya Sambil Melatih Pebalap muda Usia Agar Lebih Kompetitif

ProdukBalap.com – Mengenang proses karir balapnya melalui eksistensi lintasan tanah, Jack Miller pebalap team Red Bull KTM Factory Racing MotoGP melakukan reuni. Kegiatan untuk mengingatkannya dimasa junior yang menggeluti balapa flat track. Jack Miller memberikan panduan teknik kompetitif untuk para pembalap junior KTM. Miller dalam berbagi wawasan dengan teori dan praktek level profesional untuk para pebalap usia muda.

Saat dikatifitas balap MotoGP di sirkuit Philips Island, Jack Miller meluangkan waktu menyinggahi sirkuit flat track untuk mengenang kembali asal usulnya  dimasa lalu. Lintasan tanah datar itulah, Jack Miller mengasah kemampuannya dalam mengkoneksi antara kemampuan balapnya dengan performa mesin motor balap flat track.

Reuni tersebut, mengingatkan kembali eksistensinya dibalapan trek datar lintasan tanah yang menjadi bagian penting karir dirinya mencapai tingkat profesional saat ini. Makanya andalah KTM MotoGP ini, terbiasa dengan melakukan koneksi antara manusia dan mesin. Flat track membekalinya untuk mahir mengontrol traksi dan kecepatan menikung yang komprehensif.

Pembalap usia muda, mendapatkan bekal teknik flat track mumpuni bagi generasi penerus bersama KTM Australia. Karena balapan flat track adalah permulaan yang bagus dna tepat sebelum naik jenjang ke Grand Prix.

Mattia Guadagnini dan Husqvarna Sepakat Tampil di MXGP 2024

ProdukBalap.com – Husqvarna Jumat ini mengumumkan penandatanganan Mattia Guadagnini dengan tim Nestaan ​​​​Husqvarna Factory Racing. Kontraknya berlaku hingga musim 2024.

Bagi pembalap muda Italia berusia 21 tahun ini, ini akan menjadi musim penuh keduanya di kelas MXGP. Guadagnini memang pernah bergabung di kategori utama motorcross dunia pada musim semi 2022. Kemudian masuk di MX2 bersama GasGas, pembalap Italia itu menjadi salah satu favorit untuk MX2, tetapi prestasi di awal musim tidak sesuai diharapan. Tahun ini, lengannya patah saat terjatuh di GP Prancis di Villars-sous-Ecot.

Guadagnini berkonsultasi dengan timnya, dan memutuskan untuk naik segera naik ke MXGP. Telenta dan prestasi dari pembalap juara EMX125 tahun 2019, Guadagnini ditahun 2000 menjadi runer up di kelas EMX250 di belakang Thibault Benistant.

 Guadagnini meski memenangkan tidak kurang dari 9 putaran sepanjang musim EMX 250, namun cederanya membuat pembalap Italia ini absen dua kali putaran, yang membuatnya kehilangan gelar. Tahun 2021, Mattia Guadagnini bergabung dengan tim KTM Red Bull Factory untuk berkompetisi di MX2. Musim kompetisi MX2di MXGP adalah tahun pertama, Mattia Guadagnini memenangkan GP pertamanya di kandangnya di Maggiora. Prestasinya juga dia buktikan dalam memperkuat negaranya di Motocross of Nations bersama Antonio Cairoli dan Alessandro Lupino.

Mattia Guadagnini akan berlomba di bawah panji bendera Nestaan Husqvarna Factory Racing dan bergabung Bersama Kay de Wolf dan Lucas Coenen yang berada dikelas MX2.   Guadagnini bergabung dengan Nestaan Husqvarna Factory Racing pada usia dua puluh satu tahun dengan pengalaman dalam tiga periode karir profesionalnya. Prestasi Guadagnini,telah memegang plat merah di dikelas MX2, memenangkan Grand Prix di kelas yang sama, dan naik podium MXGP. Pembalap dengan nomor 101 bersemangat untuk membuktikan tingkat performa yang lebih tinggi. Lintasan ‘101’ sudah jelas – Nestaan Husqvarna Factory Racing akan bekerja sangat erat dengannya untuk membuka tingkat performa yang lebih tinggi.  Mattia Guadagnini akan menjadi satu-satunya pembalap Nestaan Husqvarna Factory Racing di kelas MXGP

Hunter Lawrence Juara AMA Pro Motocross 250, Menyempurnakan Prestasi Red Riders HRC di Kompetisi 2023

ProdukBalap.com Tim Honda HRC bersama Lawrence bersaudara telah menjadi kekuatan yang dominan di musim balap 2023. HRC telah memecahkan rekor dari era terdahulu, dengan mengumpulkan lima gelar AMA profesional. Gelar juara AMA Supercross dan AMA Pro Motocross dikelas 250 dan 450. Kemenangan tahun ini adalah pencapaian signifikan baik bagi Tim Honda HRC, sebagai tim yang tak tertandingi di musim 2023.

Kesuksesan tim berlanjut dengan kemenangan Hunter dan Jett Lawrence yang menjuarai kelas 250 dan kelas 450.Penampilan puncak dipersembahkan oleh Hunter Lawrence yang menggapai gelar juara kelas 250 AMA Pro Motocross. Kemenangan team HRC ini sangat fantastis sebelum menghadapi tiga putaran SuperMotocross. Babak akhir kompetisi Motocross di Amerika dengan seri SuperMotocross yang merupakan balapan sangat mendebarkan dengan konsep lintasan perpaduan balap supercross dan motorcross.

Fakta bahwa Trio Red Riders HRC : Hunter, Jett Lawrence dan Chase Sexton semuanya mendapatkan gelar AMA profesional di tahun yang ini. Penghargaan untuk team HRC didapat dari hasil pencapaian ketiga pembalapnya dan juga penghargaan Tim Honda HRC dikatagori Team of the Year, Pabrikan motor terbaik 2023. Juga gelar manajer tim terbaik dimiliki oleh Lars Lindstrom. Juga Mekanik terbaik, mahkota gelarnya diberikan kepada Cameron Camera dan Christien Ducharme, masing-masing mekanik untuk Hunter Lawrence dan Jett Lawrence untuk kelas 250 dan 450.

Credit photo : Fullnoise.com.au

Jeffrey Herlings Cedera ! Ini Dia Peluangnya Perkuat Belanda di MX Des Nations

GARUKTANAH.COM -Jeffrey Herlings, juara dunia lima kali, kembali mengalami cedera tulang selangka, setelah baru saja pulih dari cedera leher di MXGP Jerman.

Kecelakaan yang membuat pembalap senior Motocross Belanda cedera terjadi saat sesi latihan bebas MXGP Belanda di Arnhem . cedera tulang selangka. Herling sempat mencatatkan waktu tercepat di free practice Sabtu pagi. Perjuangannya tidak berlanjut untuk mengikuti balapan di hari minggu.

Momentum MXGP Arnhem, akan di sambut oleh fans motocross Belanda, untuk menyaksikan Herlings dari dekat. Keinginan penggemar Herlings tertunda, karena sang idola mengalami kecelakaan yang membuatnya harus beristirahat dalam beberapa minggu kedepan.

Akibat kecelakaan dan mengalami cedera yang membuat Herlings butuh waktu untuk proses penyembuhan dan pemulihannya, membuat team Nasional Belanda Gusar mennghadapi MX Des Nations di Ernee, Prancis.  Apakah proses pemulihan cederanya selesai lebih cepat atau absen di kejuaran dunia Motocross antar negara ini? Get will son Herlings !

credit photo : fr.motocrossmag.be

Jejak Karir Balap Nicky Hayden di Dua Katagori Balap

ProdukBalap.com – Dalam karir balap seorang pembalap Amerika yang mampu berprestasi dua jenis kompetisi balap di sirkuit dirt track maupun road race, belum ada yang menandingi Nicky Hayden.

Kentucky Man yang terlahir dari keluarga maniak balap, tumbuh dengan kedekatannya pada atmosfir dunia balap. Putra dari Earl Hayden, yang juga pembalap dimasanya, juga didukung oleh Rose, ibundanya.

Jejak perjalanan Nicky Hayden menjadi pembalap terkenal yang berkompetisi di ajang MotoGP. Dengan prestasinya meraih gelar Juara Dunia dengan spektakuler menaklukan dominasi Valentino Rossi.

Kiprah perdananya dimulai pada usia empat tahun, memulai karier balap pada kejuaraan Paducah International Raceway. Setiap minggu, Hayden selalu hadir balapan di wilayah Midwest.

Konsistennya dalam kompetisi motocross,terbilang kompetitif. Gelar juara pertama karir balap Motocross Grand National Championship di Hagerstown Half Mile tahun 1999.

Nicky Hayden memulai karier balapnya dari intasan garuk tanah, yaitu motocross dan flat track. Nicky Hayden ilahir di Owensboro, Kentucky, Amerika Serikat, pada 30 Juli 1981, sudah terlihat potensi besarnya sejak berusia 16 tahun. Karir balap AMA Dirt Track yang cemerlang, berlanjut ke balapan roadrace.

Keputusannya beralih ranah balapan,untuk memperbaiki karirnya, dimulai tahun 1999. Karir balap professional,dimulai dari AMA Supersport, Superbike, serta Daytona 200 pada tahun 2002. Sejarah mencatat, Almarhum  Nicky Hayden tercatat sebagai pembalap generasi terakhir Amerika yang telah mengikuti tradisi balap motor masa lalu.

Nicky Hayden wafat di tahun 22 Mei 2017,usia 36 tahun, akibat kecelakaan tertabrak mobil saat bersepeda. Nama dan prestasi Nicky Hayden selalu dikenang sebagai legendaris dunia balap.

Selamat Jalan Bandung Sunggoro Legenda Maestro Motocross Indonesia.

ProdukBalap.com –  legend Motocross, nya memiliki cerita Panjang dan bersejarah dalam karir balapnya. Adalah Bandung Sunggoro, seorang maestro Motocross yang melagenda sejak era 70an,kini telah meninggalkan dedikasi penuh sepanjang hidupnya.

Kroser yang mengawali karir professional Bersama Tim pabrikan Yamaha dan menorehkan prestasi spektakler Bersama Tim pabrikan Suzuki meninggal dunia hari ini Senin ( 07/8 ) di Bandung. Mendiang Bandung Sunggoro masuk rumah sakit Santosa Bandung  Sejak 25/7, setelah merasakan sesak didadanya.

Setelah menjalani penanganan dokter hingga 29 Juli, pada hari Selasa (1/8 ) diperbolehkan pulang dan menjalani pemulihan di rumah ibundanya Oma Acha di Jl Teladan 31 B KPAD Gerlong.

Namun, Jum’at ( 4/8 ) kondisi sang maha guru Motocross, Bandung Sunggoro ngedrop. Kemudian kembali dirawat ke ruang HCU, karena Gula nya drop terus. Maestro Motocross yang menorehkan prestasi di era 70an, 80an ini terbaring di IGD,”  sampai angka 20 dan ketika di HCU turun hingga 16, meski sudah dikasih ampul . Kondisinya  sempet naik diangka 60 , tapi turun lagi,” Bilang Hadi sang adik.

Karena kondisinya naik turun dan cenderung ngedrop, kroser legendaris kelahiran 19 Februari 1958, ini meninggalkan publik Motocross Indonesia.

Bandung Sunggoro yang telah mencurahkan seluruh hidupnya didedikasikan untuk motocross, berikut cerita bersejarah dan unik dibalik karakter humoris dan fighting saat berada di lintasan balap.

bagi penggemar garuktanah Indonesia, mendiang adalah sosok pembalap dengan histori menarik. Banyak sisi unik dibalik semangat eksistensi dan kecintaan mendalam kepada olahraga prestasi Motocross. “ kekuatan fisiknya ketika cidera bagian tulang dada di sekitar tulang selankanya sudah patah, masih kuat berjalan dari sirkuit ke rumah saya. Saya gerak cepat memanggil dokter bedah untuk kerumah, fisiknya memang luar biasa,sangatkuat dan tegar meski cidera. Sampai sekarang meski kedua kakinya tidak normal lagi akibat kecelakaan di Jawa timur, masih aktif melatih kroser kroser muda usia,kini BS#124 tidak kesakitan lagi, meski kita smeua kehilangannya” Ujar Etty sang Kakak Kandung.

Bagi Kedua Orang tuanya, Bandung Sunggoro adalah sarjana Motocross, yang menjadi pilihan hidupnya,” Nilai akademis saat kuliah sangat bagus, tapi Bandung memilih motocross sebagai perjalanan hidupnya, hingga bersekolah Motocross di Jepang bersama Suzuki, makanya kita menyebutnya sebagai sarjana Motocross,” Ujar Oma Acha Sri Haningsih, ibunda Bandung Sunggoro. Selamat Jalan Maestro Legendaris Motocross Indonesia, Insyaa Allah Husnul Khotimah.

Prestasi Balap Enduro Farel Huda Semakin Bersinar Dengan Dukungan  Orca

Prestasi Balap Enduro Farel Huda Semakin Bersinar Dengan Dukungan  Orca

Powergear

ProdukBalap.com – Diajang kompetisi Enduro, nama Farel Huda adalah salah satu pembalap bertalenta dengan perolehan prestasinya. Performa pembalap tim Java Mix, menjadi momok menakutkan bagi para pesaingnya. Rahasianya, salah satunya adalah menggunakan produk Orca Powergear mendukung karir balap enduro dengan gemilang.

Dalam ajang Enduro Nasional, setiap penampilan Farel Huda selalu eye-chatching yang bersinergi dengan ketrampilannya menaklukan trek enduro. Ternyata, Farel menggunakan produk apparel kelas dunia dari Orca Powergear, yang asli produk Indonesia.

Varian yang digunakannya, Mulai dari helm hingga kaos kaki Orca Powergear untuk setiap sesi balapnya. Kepercayaan dirinya semakin meninggi dengan menggunakan Helm Orca Powergear yang diyakininya melindungi dengan  optimal dan nyaman dalam bermanuver dilintasan.

Orca Powergear meyakini bahwa mendukung talenta muda adalah investasi

untuk masa depan balap motor. Melalui produk-produk berkualitas tinggi dan inovatif. Orca Powergear memberikan dukungan kepada pembalap muda seperti Farel Huda karena potensi yang besar.   

Farel Huda juga terkenal sebagai pembalap dengan dedikasi dan semangatnya yang tinggi, ia terus mengasah keterampilannya dan berkompetisi di berbagai ajang balap enduro. Prestasinya yang gemilang telah menarik perhatian Orca Powergear, yang selalu mendukung.

Selain itu, Orca Powergear juga menghargai semangat belajar dan dedikasi yang tinggi dari Farel Huda. Salah satu dukungannya adalah berupa perlengkap safety gear berkualitas dan nyaman dlaam berkompetisi. Kemenangan demi kemenangan berada di podium juara adalah bukti talentanya berikut perlengkapn balap dari Orca Powergear.  Eksistensinya, menjadi inspirasi bagi generasi muda yang bermimpi meraih kesuksesan dalam dunia balap garuk tanah.

Orca Powergear Bikin Diva Ismayana Buktikan Kualitas Bertanding Bersama  Brand Lokal Indonesia di MXGP

ProdukBalap.com – Diva Ismayana pembalap muda Indonesia asal Bali MX. Sebagai salah satu Rookie yang dipercaya untuk tampil di MXGP Sumbawa dan Lombok tahun 2023. Pembalap binaan Tjok Vicky Wibisana ini, bangga dan mempercayai produk brand lokal Indonesia, Orca Powergear.

Bagi Diva,  Orca Powergear membuat dirinya rasa percaya tinggi untuk menampilkan Teknik mumpuni diatas Kawasaki KX 250 besutannya. Dengan mengenakan apparel dari Orca Powergear, Diva Ismayana memberikan.

representasi yang kuat untuk merek Indonesia di panggung balap garuk tanah internasional. Orca Powergear adalah brand lokal yang memproduksi apparel khusus untuk motocross dan telah memenuhi standar internasional.

Diva Ismayana #26 tampil lebih fesyen dan  memukau dengan memakai jersey set seri Ultima Vortex, tipe terbaru dari Orca Powergear. Selain dengan komposisi material premium, Seri Ultima Orca PowerGear dengan desain yang mengagumkan.

Vortex Series, adalah Jersey set yang bikin tampilan pembalap lebih  mengesankan, menawarkan kenyamanan dan kualitas yang luar biasa yang dibutuhkan para kroses.

Telah menjadi kepercayaan mayoritas pembalap dan publik garuk tanah, Jersey set dari Orca Powergear telah dirancang dengan teliti dan menggabungkan elemen desain yang eye-catching dengan performa yang unggul.

Dengan memilih Orca Powergear, Diva Ismayana memastikan bahwa penampilannya di atas motor besutannya tetap stylish dan professional dalam lintasan kompetisi motocross.

Keberhasilan Diva Ismayana dalam MXGP Sumbawa dan Lombok 2023 bukan

hanya menjadi saksi dari bakat dan dedikasinya sebagai pembalap, tetapi juga

membuktikan bahwa merek lokal seperti Orca Powergear dapat bersaing di panggung balap dirtbike internasional. Kolaborasi antara Diva Ismayana dan Orca Powergear menjadi symbol semangat dan kesuksesan dalam dunia balap garuk tanah roda dua. Halo GTKers, Untuk memiliki produk Orca Powergear, kunjungi akun Instagram resminya.

Sudirman Bawarie Tokoh Motorsport Indonesia Meninggal Dunia

ProdukBalap.com – Kabar duka, Innalillahi Wa Innalillahi Rojiun..salah satu tokoh balap nasional H. Achmad Sudirman Bawarie meninggal dunia di Jogjakarta pada hari Senin (10/7). Almarhum ayah dari pembalap Nasional Mendiang Irwan Ardiansyah #75, Hendriansyah#76 dan Aldi Lazaroni#88.Dikabarkan almarhum akan dimakamkan di makam keluarga yang diberi nama almarhum ( H.A. Bawarie ) pada (11/7) pukul 10.00 WIB.

Mendiang adalah tokoh kunci kesuksesan ketiga putranya alm. Irwan Ardiansyah, Hendriansyah dan Aldi Lazaroni meraih gelar juara Nasional. almarhum Sudirman Bawarie juga sosok penting kesuksesan bisnis anaknya di dunia part dan asesoris motor.

Almarhum H. Achmad Sudirman Bawarie yang juga pengusaha, semasa hidupnya selalu aktif mendampingi dan membina putranya dalam balapan. Almarhum adalah kakek dari pebalap Sheva Anela Ardiansyah ( MX 125cc ), Ryan Ardiansyah ( MX 65cc ), Nelson Cairoli ( roadrace ) dan Mikaeel Alvaro Lazaroni ( MX 50cc ).

Legenda motorsport Indonesia, Almarhum Sudirman Bawarie terkenal dengan gaya asuh dalam membina anaknya balapan dengan khasnya Santai dan menjadi wadah curhatan anaknya berujung solusi jitu meraih prestasi.

Tokoh yang terkenal santun telah sukses membina ketiga putranya sebagai pembalap juara Nasional. Semasa hidupnya telah totalitas memberikan tenaga dan pikiran untuk prestasi balap ketiga putranya. Hasil totalitasnya telah menjadikan ketiga putranya meraih gelar Juara Nasional. Tercatat prestasi hasil bimbingan mendiang adalah : alm.Irwan Ardiansyah ( 7x juara nasional ), Hendriansyah ( 9x juara nasional ) dan Aldi Lazaroni ( 2x juara nasional ).

Selamat jalan pak Sudirman Bawarie, Insyaa Allah Husnul Khotimah..