Berkendara Enduro Wajib Gunakan Kantong Minuman Canggih

ProdukBalap.comDalam berkendara Enduro dan adventure di jalur ektrims, kebutuhan minum adalah bagian sangat vital, terutama saat masih berada diatas motor. Kebutuhan utamanya adalah suplai air minum untuk menghindari dehidrasi.Tampungan air camel bag alat itu berfungsi menyiapkan pengiriman air saat berada diatas motor.

Hidrasi adalah kunci untuk performa tubuh yang optimal, dan pengendara perlu terhidrasi dalam berkendara yang ekstrim yang cenderung banyak berkeringat. Apalagi saat memacu waktu tempuh saat kompetisi Hard Enduro dan saat tidak mau ketinggalan rombongan saat adventure.

Kini telah hadir jenis camel bag dengan tombol tekan tanpa melepaskan tangan pengendara dari stang. Alat tersebut untuk memompa stok cairan yang kapanpun dapat diteguk dengan mudah dan cepat.

Alat perlengakpan ini membuat aman berkendara dan  minum dengan benar tanpa perlu memperlambat atau berhenti di tengah balapan atau bahkan hanya di tengah perjalanan dan menghindari tersesat karena tertinggal rekannya di hutan yang asing.

Alat tersebut adalah Sole Stream dengan system kerjanya menghemat waktu dan aman tanpa melepaskan tangan dari setang untuk meraih sedotan minuman.Sistem Sole Stream menggunakan beberapa teknologi sehari-hari untuk memompa air dari reservoir hidrasi melalui sistem pemompaannya yang dikenal sebagai “The Quencher”. Ini dipicu oleh tombol yang diletakkan di pegangan yang terhubung ke “Unit Pendingin melalui pemancar. Jadi jangan lagi melepaskan tangan dari setang.  

Ya, sayangnya sistem membutuhkan baterai dan pengisian daya pemancar tetapi faktanya pengendara tidak perlu melepaskan tangan untuk minum.

Dengan penyesuaian pada tali lengan bersama dengan dua tali penghubung horizontal di dada dan pinggang, pada dasarnya Anda dapat mengikatkan ini ke Anda. Dengan semua gerakan yang Anda lakukan pada sepeda untuk mendapatkan posisi tubuh terbaik serta gerakan yang disengaja dari sepeda terkadang merugikan Anda. Memiliki ini diikat dengan aman membuatnya sehingga Anda bahkan tidak menyadarinya.

Sedotan yang datang standar cukup panjang memungkinkan Anda untuk melakukan penyesuaian yang benar dan rute yang Anda pilih dari kemasan ke corong di helm Anda. Sekarang ketika kami mengatur ini Anda harus benar-benar berhati-hati untuk tidak kehabisan sedotan karena Anda tidak akan dapat memutar kepala sejauh yang Anda butuhkan. Namun terlalu lama menimbulkan masalah lain di mana ia dapat menjuntai dari badan atau belakang helm Anda dan bagi pengendara off-road berpotensi tersangkut oleh cabang yang tersesat. Jadi dari saya untuk Anda. Perhatikan hal ini saat Anda menyiapkannya.

Memperbaiki penempatan selang pada helm Anda dengan benar adalah kunci untuk memiliki rentang gerak yang normal setelah semuanya terhubung. System kerjanya melalui corong yang  memiliki nosel semprot. Ada dua versi. Satu, “The Injector Nozzle” yang Anda pasang melalui corong di helm, atau dua, The Swift Nozzle” yang di pasang di dalam corong helm.

 Ini adalah preferensi pribadi. Saya menggunakan Swift inside mount untuk apa yang saya rasakan sebagai rute yang lebih bersih dari sedotan minum di helm. Tapi juga, Helm Thor Reflex yang saya pasang ini saat menggunakan nosel swift tidak memerlukan pengeboran corong untuk memasang nosel dengan aman. Saya hanya bisa mengikatnya dengan pengikat kabel. Membuatnya mudah dilepas jika diperlukan saat membersihkan helm jika terjadi lumpur penuh suatu saat nanti.

Kapasitasnya 2 liter. Ini adalah ukuran standar, dan ada versi 3 liter yang tersedia bagi mereka yang suka minum lebih banyak atau melakukan perjalanan tipe petualangan yang lebih lama.

Arinya dapat mendukung aspek keselamatan dan mengurangi berisiko, saat mencari sedotan dengan kecepatan tinggi.

Sumber https://soestream.com

Teknik Aman Melintasi Jalur Tebing

ProdukBalap.com – Indonesia adalah negara dengan jalur Enduro yang bervariatif pada pegunungan, rawa dan pesisir pantai. Berkendara Enduro melintasi jalur tebing itu memang bikin kuatir karena beresiko yang fatal. Untuk menghindari resiko, pengendara wajib memiliki teknik mumpuni. Untuk pemula wajib untuk mengikuti arahan profesional, saat melintasi jalur tebing off-camber, bagian batu besar, anak sungai dan pegunungan.

Saat berkendara offroad, ada teknik untuk melompati dan meluncur menjadi ujian teknis pengendaranya. Penggiat off road bermotor yang menggumi dan tertantang untuk trek adventure di Indonesia, harus perhatikan bagian-bagian ini:

1. Memilih jalur

Sebelum memulai untuk melintasi bagian batuan off-camber, cari dan pilih jalur yang ingin dilalui. Bersikaplah realistis dengan apa yang dapat ditangani oleh tingkat keahlian dan ingat pada batu, pasir mengandalkan kenop samping ban motor trail yang akan menggigit dan mencengkeram lebih dari yang pengendara kira.

2. Arahkan Pandangan Kedepan

Bagian ini, banyak dilakukan pengendara yang merasa kuatir konsis jalur dengan menatap spakbor depan dan merunduk melihat ban. Jangan lakukan kebiasaan tersebut, karena pengendara akan kehilangan front end. Lihat bagian yang ingin diselesaikan dan pertahankan apa yang ada di bawah ban dalam penglihatan bagian tepi. Fokus mata memandang dalam posisi diatas spakbor memandang 5 meter lebih, agar dapat mempersiapkan melintasi jalur.

3. Pusatkan berat badan

Jika pengendara bersandar ke belakang untuk trik ini, roda depan tidak akan menggigit batu dan Anda berisiko tergelincir keluar. Pengendara perlu menjaga berat badan di tengah motor dengan sedikit bias ke arah depan. Pikirkan juga untuk memberi sedikit beban pada pasak atau foot fag luar untuk mendorong kenop bagian dalam ke batu.

4. Momentum

Untuk melintasi tebing, berakselerasi atau mengerem hanya dengan menggunakan titik gesekan throttle agar motor tetap bergerak. Jangan berhenti dan jangan merupasak putaran gas ( rip out the throttle).

5. Rasakan itu pergi

Jika merasa kehilangan keseimbangan, jangan takut untuk membiarkan motor berjalan sedikit menuruni tebing, asalkan ada cukup banyak aliran di bagian bawah. Menyelamatkan front-end yang berkeliaran di sisi tebing, pasti hampir mustahil.

6. Tetap berdiri

Kalaupun merasa motor kehilangan keseimbangan dan ingin turun ke bawah tetaplah berdiri. Dengan berdiri pengendar dapat mengatasi gundukan dan selip melalui berat badan dengan mudah.Keuntungan lainnya memberi kontrol yang lebih baik terhadap rem belakang dan kopling serta memungkinkan pengendara untuk melihat lebih jauh ke depan.

Trail riding dengan berproses dengan dimulai jalur yang tidak terlalu curam dan Panjang, melatih Teknik  mengontrol keseimbangan berat badan.

Suka Duka Timing System di Kejuaraan Balap, Memudahkan Berikut Kendala

ProdukBalap.comDunia balap indentik dengan pengembangan dan kemajuan teknologi. Salah satu yang mengikuti perkembangan teknologi motor balap adalah alat timing system. Apa sih alat timing system itu? Fungsinya apa?, Alat komputerisasi menghitung perolehan waktu yang terhubung dengan transporder. Posisi alat timing system ditempatkan di garis finish dan ter connecting dengan transporder dan computer di kamar hitung. Setiap pebalap yang menyentuh garis finish, otomatis transporder di motor pebalap akan terekam catatan waktunya.

Kini, diajang balap Nasional dan Internasional penerapan perangkat timing system menjadi kebutuhan pokok. Pembeda pada tiap skala kejuaraan balap adalah level perangkatnya untuk menyesuaikan level teknologi dalam regulasi kompetisi tertentu.

Namun, untuk memback up perangkat elektronik pencatat waktu, penggunaan catatan manual masih digunakan.” Untuk back up, jika terjadi force majour baik trouble dialat, maupun saat ada peserta yang protes, jadi untuk bahan koreksi dan evaluasi,” ungkap Tira NR, operator timing system dalam setiap gelaran balap Nasional.

Efektifnya pencatatan waktu perlombaan dengan menggunakan perangkat timing system juga berguna sebagai alat ukur yang efisien. Transponder terpasang di motor tiap pebalap terkoneksi mengirimkan sinyal ke alat timing system. Nah, catatan waktu tiap pebalap akan terekam dan tersimpan di timing system yang bias di pantau lewat monitor operator.  

Dengan begitu, perlombaan akan berjalan dengan tertib soal akurasi pencatatan waktu dalam tiap race lebih memudahkan mengintip performa pebalap.

Mudah dan tertibnya perolehan hasil lomba yang tertib, efektif dan terukur, namun penuh tantangan bagi operator timing system. Karena berkaitan erat dengan kualitas signal pada tiap daerah lokasi kejuaraan pasti berbeda. Makanya back up data manual juga penting akurasi pencatatannya dari petugas di sisi lintasan.

Knalpot Korban Lintasan Hard Enduro Erzbergrodeo Menguji Kualitas Produk


ProdukBalap.com – Selama dua hari acara enduro, dikuti hingga 1.800 pengendara yang bersaing mengadu skill di Eisenerz kota pertambangan bersejarah di Austria . Hari pertama balapan Enduro tersohor di dunia ini melintasi jalur 35 km dengan lintasan berbahaya kombinasi batu besar dan pendakian hutan yang sulit. Peraih 500 kualifikasi tercepat akan lolos ke balapan utama hingga mencapai garis finish.

Salah bahasan yang sering terjadi setelah mencapai finish adalah kondisi knalpot mulai dari lecet hingga babak belur. Kondisi knalpot ditentukan oleh kemampuan pebalap, terutama saat melintasi taman berbatu besar. Sundulan power motor dan batu besar dengan sudut yang bervariasi menjadi warna khas jalannya lomba Hard Enduro Erzbergrodeo. HTM

pebalap utama Enduro dunia,seperti: Billy Bolt, Graham Jarvis, Jonny Walker, Teo Kabakchiev, Michael Walkner, Wade Young, Mani Lettenbichler, Matt Green, Cody Webb bervariasi tingkat kerusakana akibat benturan dengan batu kota tambang di Austria.

Paling menakjubkan, kondisi pipa knalpot sudah babak belur, tetapi Billy Bolt dan Trystan Hart mampu  menyelesaikannya etape per etape. Hasil akhir Erzbergrodeo 2023, Lettenbichler memenangkan pertarungan dengan Bolt untuk kemenangan keduanya.

Kredit Foto: Future7Media | Andrea Belluschi

Putaran Kejuaraan Dunia Hard Enduro FIM 2023 Berkurang Menjadi Enam, Ini Dia Penyebabnya

ProdukBalap.com – Kejuaraan Dunia Hard Enduro FIM 2023 berkurang putarannya menjadi enam putaran, penyebabnya Abestone Hard Enduro dibatalkan. Selain HEWC putraan ketiga di Abestone juga batal menyelenggarakan Hard Enduro European Challenge pada bulan Juli, telah dibatalkan.

Abestone Hard Enduro di Italia, gagal menyelenggarakan putaran ketiga HEWC karena belum diijinkan dengan alasan lingkungan yang dihalangi oleh orang di pemerintahan yang tidak menyukai lahraga motor trail.

Masalah yang sulit untuk dilewati oleh penyelenggara, sepeti terjadi pada TKO  di Amerika Utara dan the Roof of Africa yang bermasalah pada organisasi setempat.

Padahal penyelengara dan peserta sangat merindukan untuk tampil di Abestone denganviewnya yang ikonik. Sebuah lokasi venue berbasis resor ski yang spektakuler di Tuscan Alpes, dengan Tantangan khas Eropa Hard Enduro, rangkaian kejuaraan yang baru diselenggarakn di benua Eropa.

Abetone, kota tuan rumah, terletak di wilayah Tuscany yang sama dengan Hell’s Gate Hard Enduro Italia yang sangat popule, dan keduanya mengalami nasib yang sama. Lagi-lagi kebijakan oknumdi pemerintah daerah tampaknya tidak menyukai sepeda motor trail.

Itu berarti kejuaraan dunia turun menjadi enam putaran dengan putaran kedua minggu ini di Erzbergrodeo, diikuti oleh Rumania pada akhir Juli sekarang menjadi putaran ketiga. HBM

Kalender Terbaru FIM Hard Enduro World Championship 2023 :

Babak 1: Xross, Serbia – 17/18/19/20 Mei

Babak 2: Red Bull Erzbergrodeo, Austria – 8/9/10/11 Juni

Babak 3: Red Bull Romaniacs, Rumania – 25/26/27/28/29 Juli

Babak 4: Red Bull Outliers, Kanada – 26/27 Agustus

Putaran 5: 24MX Hixpania Hard Enduro, Spanyol – 13/15 Oktober

Babak 6: 24MX GetzenRodeo, Jerman – 3/4 November

Kredit Foto: Future7Media | Andrea Belluschi

P-TRACK ASL Kuasai Podium Hingga Menjadi Juara Umum di Track Yonif Para Rider 330

BANDUNG, GARUKTANAH.COM – Suksesnya kejuaraan Tri Dharma Arka Enduro Cross 2023, Nagrek, Kabupaten Bandung ( 10-11 Juni ), juga menjadi kesuksesan team Enduro P-TRACK ASL menjadi juara umum.

Dalam event yang diselenggarakan di sirkuit Yonif Para Rider 330 tersebut, P-TRAC ASL berhasil meraih total 82 poin. Performa squad team P-TRACK ASL disirkuit Tri Dharma Yonif 330, Nagrek, Kabupaten Bandung, mendominasi kelas Junior dan Kelas Team. Dikelas Junior, Ovi Sopian #3 Sukses mendulang 44 poin dan kembali meraih point tertinggi di katagori Team Bersama Adi Ceto #26.

Ovi Sopian #3 konsisten meraih podium kedua dari dua katagori yaitu kelas Build Up Junior dan Trail Sport Lokal Junior. Untuk katagori Team, Adi Ceto#26  mengimbangi peraihan poin Ovi Sopian #3 dengan skors 38-44.

Team P-TRACK ASL menjadi juara umum setelah menguasai lima besar podium juara dari hasil total point yang diraih oleh Dadan KR, Adi Ceto, Deden Komara,Ovi Sovian dan Jefry Raffles. Gelar Juara Umum, tim  P-TRAC ASL mendapatkan 1 unit motor Fazzio.

Sukses tim putra juga diperlengakap dengan gelar podium pertama bagi pebalap Wanita P-TRACK ASL, Cindy Murf #21. Selamat untuk Team P-TRACK ASL yang selalu konsisten meraih gelar juara setiap gelaran kejuaraan Enduro Nasional. GT1

Operasi Perbaikan Bagi Garcia Untuk Fokus Lanjutkan Kompetisi Enduro

ProdukBalap.com – Josep Garcia konsentrasi prioritas mengembalikan kebugaran agar fit kembali menjelang putaran kelima musim Kejuaraan Dunia EnduroGP 2023. Pebalap Enduro asal Suriah ini mengalami beberapa patah tulang di bahunya dalam kecelakaan di GP Swedia. Pebalap Red Bull KTM Factory Racing akan menjalani operasi untuk patah tulang selangka minggu ini di Barcelona.

Kecelakaan yang dialami Garcia di EnduroGP Skovde Swedia menabrak pohon setelah kehilangan kendali di trek lurus. Motor besutan pebalap Top Level Enduro dunia ini menindihnya hingga menghancurkan tulang bahu kirinya. Garcia juga mengalami bagian siku yang terkilir akibat terjatuh dengan keras di awal lap ketiga.

bagian depan sepedanya, menumpuk ke tanah menghancurkan bahu kirinya dan sikunya terkilir. Dokter yang menanganinya, ahli bedah sepeda motor terkenal Dr. Xavier Mir di Rumah Sakit Universitas Dexeus di Barcelona. Sedangkan, Rumah sakit di Swedia informasikan hasil pemeriksaan medis pertama menunjukkan dislokasi siku kanannya dan patah tulang selangka kiri.

Dokter Xavier Mir, ahli traumatologi dan ahli bedah spesialis menangani pebalap, Selasa ( 6/6) melakukan operasi untuk memperbaiki tulang selangka Garcia yang patah.

Josep Garcia berada di posisi ketiga klasemen secara keseluruhan. Garcia sekarang memiliki tiga minggu istirahat untuk mencoba pulih dan mencapai putaran kelima Kejuaraan Dunia di Gelnica, Slovakia, dari 30 Juni hingga 2 Juli.

Kredit Foto: Josep Garcia + Future7Media

Rudy Bagas Lebih Pede Balapan Menggunakan Jerset RYMN

GARUKTANAH.COM – Rudy Bagas, Pebalap enduro dukungan RYMN merasa bersyukur kejuaraan Tri Dharma Arka Enduro Cross yang dijadwalkan 4 juni, dimundurkan 10-11 Juni 2023. Kejuaraan Enduro Cross yang berlangsung di lingkungan asrama Yonif Para Raider 330, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akan menjadi perhatian khusus pebalap Enduro asal Yogyakarta ini.

Kejuaraan Tri Dharma Arka Enduro Cross dimundurkan jadwalnya karena bersamaan dengan kegiatan militer di lingkungan Yonif Raider 330. Artinya,jika sudah berbenturan  dengan jadwal militer otomatis kejuaraan harus dialihkan dan di jadwal ulang.

Kabar penundaan event dilingkungan militer tersebut di maklumi oleh segenap pebalap, dan salah satunya Rudy Bagas yang dapat leluasa mempersiapkan diir lebih baik lagi.

Nilai positif dimundurkan jadwalnya, membuat peserta lebih matang dan mempersiapka segala sesuatunya lebih segar.

Kejuaraan Enduro Cross ini diselenggarakan menyambut Dirgahayu ke-71 Yonif Para Raider 330 ini. Dan bagi IMI Jawa Barat event ini masuk ke level event bergengsi di Jawa Barat.

Di Yogyakarta, Rudy Bagas yang merasa lebih nyaman Bersama produk RYMN, sangat enjoy dan fokus berlatih fisik dan menguji performa motor besutan Enduronya. Targetnya sellau tampil konsisten dengan skill terbaiknya, apalagi saat ini menggunakan jerset RYMN yang menjadikan Rudy Bagas lebih pede dan leluasa full throttle dikejuaraan Enduro. HBM

Wawan Kadri Kuasa Podium Empire Demon Bersama Team Ubas Extreme dan Banggakan Team Janguleee TPK Bilqis

ProdukBalap.com – Pebalap senior Enduro Nasional, Wawan Kadri sukses menggapai podium P1 kejuaraan Enduro Black Parade 11 di Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur (27-28/5). Ia berhasil menorehkan catatan waktu tercepat selama dua hari. Untuk kejuaraan Black Parade, Wawan Kadri memperkuat team Ubas Extreme. Sedangkan beresama team Janguleee TPK Bilqis, pebalap bernomor start #945 ini berlomba di kejuaraan IHE.

Pebalap yang juga memperkuat tim Janguleee TPK Bilqis Racing Team Sumedang ini menjadi yang tercepat dalam dua hari balapan. Pesaingnya rata-rata berusia jauh lebih muda dari Rider kelahiran Sulawesi.

Gelar juara Kelas Empire Demon, adalah kebanggan tersendiri sebagai yang terbaik dikelas bergengis kejuraan Black Parade. Kuncian kemenangan dalam balapan enduro adalah stamina bugar dan konsentrasi menghadapi rintangan di track. Wawan Kadri memang terkenal sebagai pebalap yang memiliki tingkat kebugaran prima meski usianya tidak lagi muda.

Sejak bergabung dengan team milik Fikri Nurizki,konsentrasi tinggi dalam persiapan kejuaraan mendapat prioritas utama untuk mengangkat popularitas tim balap yang memiliki sirkuit tim Janggule TPK Bilqis. Dan konsistensi Wawan Kadri juga luar biasa dalam meraih prestasi bersama team Ubas Extreme.

Saat ini team yang diperkuat Wawaan Kadri meski berusia muda kompetisi Enduro, terbilang sukses pencapaian keberhasilan torehan prestasi.” Sukses buat Wawan kadri bersama team Ubas, Kita bangga dengan dengan skuad tim ini, kedepannya akan konsentrasi dengan asset putra Sumedang, melalui pembinaan yang dimiliki oleh fasilitas dari tim tim Janggule TPK Bilqis, kedepannya kita adsa penambahan planning pendukung,” Ungkap Sanjay Manager team tim Janggule TPK Bilqis.

Ternyata salah satu rahasia Wawan Kadri adalah secara detail mengecek dan mempersiapkan motor besutan pebalapnya, Persiapan Fisik, latihan untensif dan pebalap dibiasakan secara mandiri menangani motornya dengan tidak bergantung pada mekanik. Kemenangan Wawan Kadri bukti usia tidak menghalangi konsistensi.

Ini Alasan Pronojiwo Terpilih Menjadi Lokasi Black Parade 2023

ProdukBalap.com – Menjadi kebanggaan tiap daerah yang disinggahi oleh event Enduro Black Parade. Kejuaraan Enduro non pemula dengan tipikal rintangan kombinasi trail adventure dan hard Enduro dikemas oleh Elsinore Nusantara yang memilih Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.

Apa saja kelebihan Pronojiwo yang bisa terpilih menjadi lokasi event BP 11 ditahun 2023 ini? Nama Pronojiwo dilereng Gunung Semeru adalah wilayah kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Letak Kecamatan ini berada dilereng selatan dan lereng tenggara gunung berapi tertinggi di pulau Jawa.

Wilayahnya perbatasan dengan Malang terletak pada 112°54’09 – 113°01’09 Bujur Timur (BT) dan 8°06’30 – 8°15’43 Lintang Selatan (LS). menurut data wikipedia, Luas Kecamatan Pronojiwo 141,49 km² dengan 6 desa dan 24 dusun,berpenduduk sebanyak 31.330 jiwa. Jarak dari Pronojiwo ke pusat Kabupaten Lumajang sekitar 50 kilometer.

Selain berada di kaki Gunung Semeru dengan keaneka ragaman jalurnya, Kecamatan Pronojiwo dilintasi sejumlah sungai besar antara lain, Sungai Glidik, Sungai Besukbang, Sungai Besuksat, Sungai Besuksumut, Sungai Besukkembar, Sungai Besuksurat, Sungai Ranu Darungan, dan Sungai Lengkong Sriti.

Wilayah ini terkenal dengan kandungan jalur berpasir dan berbatu dengan berikut Air Terjun Tumpak Sewu, Air Terjun Kapas Biru, Air Terjun Kabut Pelangi, Air Terjun Coban Sriti, Goa Tetes, Wisata Piket Nol, serta Wisata Ranu Darungan. Daerah ini terkenal sebagai penghasil susu sapi segar dan keripik salak.

Panitai Black Parade 2023 telah melakukan track inpection ke Projojiwo dan layak dijadikan lokasi kejuaraan. Otomatis Projojiwo dpaat mengakomodir kebutuhan track untuk katagori Tough Adventure ( adventure ) dan katagori Empire ( Hard Enduro ). Tahun ini, Black Parade menambahkan kelas Wild Cat khusus untuk peserta wanita dan statusnya masih kelas ekshebisi.

Soal pembagian peserta per katagori, panitia mengumpulkan seluruh pengendara dalam katagori Tough Adventure yang nantinya kan di scrutnering untuk dipisahkan ke katagori Empire. Syarat menjadi peserta di katagori Empire, minimal menyelesaikan etape hingga garis finish di Black Parade sebelumnya, Pengendara telah memiliki prestasi diberebagai kejuaraan Enduro, minimal podium tiga. Artinya konsistensi peserta diberbagai kejuaraan Enduro menjadi syarat layak tidaknya berlomba di rintangan Hard Enduro. ( HKM )